Peringatan Tegas Prabowo Soal Dana Otsus ke Kepala Daerah di Papua
Rabu, 17 Desember 2025 | 10:26 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto secara tegas meminta seluruh kepala daerah di Papua tidak menggunakan dana otonomi khusus (otsus) untuk keperluan dinas luar negeri. Dana otsus harus dialokasikan sepenuhnya untuk program pembangunan prioritas yang ditujukan langsung bagi kepentingan rakyat.
Permintaan ini disampaikan Presiden Prabowo dalam acara pengarahan bagi seluruh kepala daerah se-Papua di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/12/2025).
”Saya minta benar-benar kepada gubernur, para bupati, tanggung jawab, ya. Bupati dan gubernur jangan banyak jalan-jalan luar negeri menggunakan dana otsus,” kata Presiden.
Saat menanyakan kesanggupan para kepala daerah, Presiden menerima jawaban tegas yang kompak. ”Bisa!” ujar para kepala daerah.
Prabowo juga mengingatkan bahwa pengawasan terhadap penggunaan anggaran kini tidak hanya dilakukan oleh internal pemerintah, tetapi langsung oleh masyarakat.
”Rakyatmu itu sudah pintar-pintar. Semua punya gawai (gadget). Nanti Mendagri (Tito Karnavian) awasi, ya. Jangan bupati terlalu lama ada di Jakarta,” ucap Presiden.
Presiden menekankan bahwa para kepala daerah bertanggung jawab penuh kepada rakyat yang dipimpin. Ia menjanjikan, Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua dan kementerian terkait siap membantu, termasuk menurunkan berbagai program pusat.
Program pusat yang akan diturunkan antara lain makan bergizi gratis (MBG), sekolah rakyat, dan swasembada pangan.
Oleh karena itu, Presiden Prabowo Subianto meminta kepala daerah merancang program prioritas daerahnya dan berkoordinasi erat dengan Komite dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
”Silakan saudara-saudara merancang, para bupati, gubernur, apa yang menjadi perhatian utama saudara-saudara, kesulitan utama saudara-saudara, prioritas saudara-saudara,” kata Presiden Prabowo.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




