Aceh Dapat Jatah Kuota Haji 5.426 Jemaah, Pelunasan Capai 101 Persen
Senin, 19 Januari 2026 | 20:46 WIB
Banda Aceh, Beritasatu.com – Provinsi Aceh mendapat jumlah kuota haji 2026 sebanyak 5.426 jemaah, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 4.370 jemaah. Pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) tahap kedua yang berakhir pada 9 Januari 2026, sudah mencapai 101%.
"Insyaallah, Aceh memperoleh 101%. Walaupun ada kendala di sana-sini akibat musibah banjir bandang, secara umum pelunasan berjalan dengan baik,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Aceh, Arijal di Banda Aceh, Senin (19/1/2026).
Menurutnya, ada beberapa calon jemaah haji Aceh yang mengundurkan diri dengan berbagai alasan, baik karena kondisi kesehatan, faktor usia lanjut yang membutuhkan pendampingan, maupun dampak dari bencana.
“Yang sudah melunasi, tetapi mengundurkan diri ada empat orang. Selebihnya, ada sekitar 93 jemaah cadangan yang siap diberangkatkan apabila terdapat kuota kosong,” jelasnya.
Selain itu, sekitar 600 calon jemaah telah lebih dahulu mengajukan pengunduran diri sebelum masa pelunasan, bahkan sebagian sudah mengajukan sebelum terjadinya bencana. Jemaah yang mengundurkan diri tersebut akan diprioritaskan keberangkatannya pada musim haji tahun berikutnya.
Untuk mengantisipasi kekosongan kuota, Kementerian Agama Aceh telah menyiapkan kuota cadangan sebesar 40%. Saat ini, terdapat 93 jemaah cadangan yang siap diberangkatkan apabila terjadi kekosongan akibat jemaah sakit atau meninggal dunia.
“Kami berharap tidak ada lagi jemaah yang mengundurkan diri karena kloter sudah ditetapkan dan kursi penerbangan sudah disiapkan. Namun, pelayanan tetap kami berikan jika terjadi kondisi darurat,” katanya.
Tahapan selanjutnya setelah pelunasan adalah pengumpulan dan koordinasi dokumen untuk pengurusan visa haji. Hingga saat ini, sekitar 77% dokumen jemaah telah dikirim ke Jakarta untuk proses lanjutan, sebelum masuk ke tahap pemvisaan melalui Kementerian Luar Negeri.
Seiring bertambahnya jumlah jemaah, jumlah kelompok terbang (kloter) juga mengalami penambahan. Pemberangkatan jemaah haji Aceh 2026 tetap menggunakan maskapai Garuda Indonesia, dengan jumlah 393 jemaah per kloter, dan direncanakan berangkat pada gelombang kedua.
Untuk pembagian kloter, pihak Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Aceh masih melakukan pengaturan berdasarkan kabupaten dan kota. Nantinya, ada beberapa kabupaten/kota yang mendapatkan lebih dari satu kloter.
“Kami berharap kloter pertama diisi penuh oleh jemaah dari kabupaten atau kota masing-masing. Jika masih ada sisa, baru akan digabungkan dengan kabupaten lain,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: Belanda Berpesta Gol ke Gawang Swedia di Houston




