Prabowo Beri Atensi Kasus Bocah SD Akhiri Hidup di NTT
Kamis, 5 Februari 2026 | 05:36 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto memberikan atensi terhadap kasus tewasnya anak berusia 10 tahun yang tengah menempuh pendidikan sekolah dasar (SD) asal Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bocah tersebut diduga bunuh diri akibat tak mampu membeli perlengkapan sekolah.
"Bapak Presiden menaruh atensi dan melalui kami, meminta kami untuk berkoordinasi supaya ke depan hal-hal yang semacam ini dapat kita antisipasi," ungka Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (4/2/2025).
Prasetyo mengatakan, presiden telah meminta jajarannya mengambil langkah serius. Ia juga telah berkoordinasi dengan jajaran Kementerian/Lembaga (K/L) terkait untuk menindaklanjuti kejadian ini.
"Kami sudah berkoordinasi dengan menteri dalam negeri, kami sudah berkoordinasi dengan menteri sosial untuk melakukan penanganan-penanganan terhadap keluarga dan terutama memikirkan supaya kejadian ini tidak terulang kembali," jelasnya.
Ia menegaskan, pemerintah menjadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan pengentasan kemiskinan yang selama ini dijalankan.
"Oleh karena itulah kita bekerja sangat keras untuk bagaimana sesegera mungkin kita memastikan tidak ada lagi saudara-saudara kita yang berada di bawah garis kemiskinan," ujarnya.
Menurut Prasetyo, langkah proaktif di tingkat desa dan kelurahan akan membantu pemerintah pusat mempercepat pengentasan kemiskinan sekaligus memastikan kehadiran negara bagi masyarakat kurang mampu.
Oleh karenanya, kepala desa harus aktif memantau serta mengawasi kondisi kelompok masyarakat rentan, terutama warga yang belum mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah.
"Dengan berbagai upaya harus terus kita dorong ya, untuk memastikan kalaupun belum bisa kita berdayakan secara mandiri, tetapi kehadiran atau intervensi pemerintah harus kita pastikan untuk menyentuh ke seluruh lapisan, terutama yang paling bawah, sehingga kejadian-kejadian seperti ini tidak terulang kembali," pungkasnya.
Kontak Bantuan
Bunuh diri bisa terjadi saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu. Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.
Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:
https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




