ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

302 PMI Ilegal yang Dideportasi dari Malaysia Dipulangkan ke Parepare

Rabu, 18 Februari 2026 | 05:53 WIB
AM
HH
Penulis: Andi Mappanyukki | Editor: HP
Sejumlah PMI Ilegal yang dideportasi dari Malaysia tiba di Pelabuhan Nusantara Parepare, Sulawesi Selatan, pada Selasa, 17 Februari 2026 malam.
Sejumlah PMI Ilegal yang dideportasi dari Malaysia tiba di Pelabuhan Nusantara Parepare, Sulawesi Selatan, pada Selasa, 17 Februari 2026 malam. (Beritasatu.com/Andi Mappanyuki)

Parepare, Beritasatu.com - Gelombang deportasi pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal dari Malaysia kembali terjadi. Sebanyak 302 PMI dideportasi dan tiba di Pelabuhan Nusantara Parepare, Sulawesi Selatan, pada Selasa (17/2/2026) malam.

Para PMI tersebut menumpang KM Lambelu setelah bertolak dari Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Kalimantan Utara. Setibanya di Parepare, ratusan pekerja migran itu turun dari kapal dengan pengawalan petugas.

Pantauan di lokasi menunjukkan suasana haru. Para PMI yang mengenakan seragam cokelat khas tahanan imigrasi terlihat membawa tas ransel, koper, hingga menggandeng anak-anak mereka. Wajah lelah dan raut kelegaan bercampur saat mereka kembali menginjakkan kaki di Tanah Air.

ADVERTISEMENT

Di antara mereka terdapat Rasyid, pria yang telah bekerja selama 10 tahun di Malaysia sebagai juru masak. Ia mengaku kehilangan status legalitas setelah paspornya terbakar, yang kemudian berujung pada penahanan oleh otoritas setempat.

Rasyid menceritakan detik-detik saat dirinya dikepung petugas imigrasi Malaysia di restoran tempatnya bekerja.

"Saya pakai topi koki, bagaimana mau lari saya sudah dikepung. Sempat di 'Rumah Merah' (pusat tahanan) selama 2 bulan," katanya kepada Beritasatu.com.

Selama mendekam di sel tahanan Tawau, Malaysia, Rasyid mengaku mengalami perlakuan represif. Ia menyebut tindakan kekerasan kerap terjadi meski hanya karena kesalahan kecil.

"Kalau salah sedikit, dipukul. Iya, sering (dipukuli)," ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Badan Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP4MI) Parepare, Laode Nur Slamet menjelaskan, dari 302 PMI yang dideportasi dari Malaysia, sebanyak 102 orang dipulangkan melalui Parepare untuk wilayah Sulawesi.

“Sulawesi Selatan itu 56 orang, sedangkan lainnya itu NTT 31 orang, Sulbar ada lima orang, Sulawesi Tenggara dua orang, sisanya Jawa. Mereka masuk secara ilegal dan tidak memiliki dokumen,” bebernya.

Laode menambahkan, para PMI tersebut tersangkut berbagai persoalan, mulai dari tidak memiliki dokumen resmi hingga kasus kriminal. Mereka telah menjalani masa hukuman penjara dengan durasi bervariasi, mulai dari 3 bulan hingga 1 tahun, sebelum akhirnya dideportasi dan dipulangkan ke Indonesia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

200 PMI Diberangkatkan ke Jepang lewat Program SMK Go Global

200 PMI Diberangkatkan ke Jepang lewat Program SMK Go Global

NASIONAL
Menteri P2MI Siapkan Evakuasi PMI Antisipasi Konflik Timur Tengah

Menteri P2MI Siapkan Evakuasi PMI Antisipasi Konflik Timur Tengah

NASIONAL
Konflik Timur Tengah, Calon Pekerja Migran Tangerang Batal Berangkat

Konflik Timur Tengah, Calon Pekerja Migran Tangerang Batal Berangkat

BANTEN
Konflik Timur Tengah Memanas, Pemkab Cianjur Siapkan Pemulangan PMI

Konflik Timur Tengah Memanas, Pemkab Cianjur Siapkan Pemulangan PMI

JAWA BARAT
Program SMK Go Global Targetkan 500.000 PMI pada 2026

Program SMK Go Global Targetkan 500.000 PMI pada 2026

EKONOMI
Dana PMI Cianjur Tembus Rp 1 M, Ramzi: Kepedulian Masyarakat Meningkat

Dana PMI Cianjur Tembus Rp 1 M, Ramzi: Kepedulian Masyarakat Meningkat

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT