ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Reformasi Pendidikan, Prabowo Genjot Digitalisasi Nasional

Minggu, 22 Maret 2026 | 20:28 WIB
DM
DM
Penulis: Djibril Muhammad | Editor: DM
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk melakukan reformasi besar pada sektor pendidikan, mulai dari perbaikan infrastruktur hingga digitalisasi pembelajaran secara nasional.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk melakukan reformasi besar pada sektor pendidikan, mulai dari perbaikan infrastruktur hingga digitalisasi pembelajaran secara nasional. (Antara/Hafidz Mubarak A)

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk melakukan reformasi besar pada sektor pendidikan, mulai dari perbaikan infrastruktur hingga digitalisasi pembelajaran secara nasional.

Dalam program tersebut, pemerintah mendorong transformasi sistem pembelajaran berbasis teknologi. Hingga kini, lebih dari 288.000 unit papan pintar interaktif (interactive flat panel) telah didistribusikan ke berbagai sekolah, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Perangkat tersebut dilengkapi dengan perangkat lunak berisi materi pembelajaran lengkap sesuai silabus. Teknologi tersebut diharapkan memudahkan siswa memahami pelajaran secara interaktif dan fleksibel. 

ADVERTISEMENT

“Pada tiap perangkat sudah ada software berisi hampir semua materi pelajaran. Jadi bisa digunakan untuk pengulangan atau pendalaman materi,” jelas Prabowo, Sabtu (21/3/2026).

Pemerintah juga menyiapkan sistem pengajaran terpusat untuk mengatasi ketimpangan kualitas guru antardaerah. Nantinya, guru-guru terbaik akan mengajar dari studio dan dapat diakses oleh sekolah yang kekurangan tenaga pengajar.

“Sekolah yang tidak punya guru matematika atau bahasa Inggris tetap bisa mendapatkan pelajaran melalui sistem ini. Kita juga bisa memantau proses belajar di kelas,” tambahnya.

Selain itu, pemerintah juga menargetkan renovasi hingga 300.000 sekolah dalam 5 tahun ke depan. Prabowo menyebut capaian renovasi akan terus ditingkatkan setiap tahun. “Tahun lalu kita hanya mampu 17.000 sekolah. Tahun ini 70.000 sekolah, tahun depan saya ingin naik 90.000 sekolah. Lima tahun saya ingin selesaikan 300.000 sekolah,” ujarnya.

Prabowo menegaskan reformasi pendidikan ini merupakan bagian dari strategi besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia di tengah pesatnya perkembangan teknologi global. “Ini lompatan besar dalam pembangunan human capital kita,” tegasnya.

Menurutnya, sektor pendidikan menjadi kunci utama dalam meningkatkan produktivitas nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Prabowo Dukung Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026

Prabowo Dukung Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026

SPORT
Prabowo Minta Erick Benahi Kompetisi Sepak Bola demi Lolos Piala Dunia

Prabowo Minta Erick Benahi Kompetisi Sepak Bola demi Lolos Piala Dunia

SPORT
Tommy Kurniawan: Program MBG Harus Dikawal, Bukan Dicibir

Tommy Kurniawan: Program MBG Harus Dikawal, Bukan Dicibir

LIFESTYLE
Bertemu Prabowo, Herdman Ungkap Persiapan Timnas Hadapi 2 Turnamen

Bertemu Prabowo, Herdman Ungkap Persiapan Timnas Hadapi 2 Turnamen

SPORT
Dipanggil ke Hambalang, Herdman Akui Sempat Gemetar Bertemu Prabowo

Dipanggil ke Hambalang, Herdman Akui Sempat Gemetar Bertemu Prabowo

SPORT
Erick Thohir dan John Herdman Dipanggil Prabowo ke Hambalang

Erick Thohir dan John Herdman Dipanggil Prabowo ke Hambalang

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon