JK Bantah Danai Roy Suryo Cs Rp 5 M Terkait Kasus Ijazah Jokowi
Minggu, 5 April 2026 | 18:05 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), membantah tegas tudingan yang menyebut dirinya mendanai isu keaslian ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Ia memastikan kabar yang beredar di platform digital tersebut tidak benar.
JK mengaku dituding menggelontorkan dana hingga Rp 5 miliar kepada Roy Suryo dan pihak lain untuk mempersoalkan ijazah Jokowi. Namun, ia menegaskan tuduhan tersebut merupakan informasi keliru.
“Saya katakan itu pasti dan yakin tidak benar,” ujar JK saat konferensi pers di kediamannya di Jakarta, Minggu (5/4/2026) dikutip dari Antara.
Sebagai respons, JK menyatakan akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan kasus tersebut ke Bareskrim Polri. Langkah ini diambil untuk meluruskan informasi sekaligus menegaskan tudingan tersebut tidak berdasar.
Ia menambahkan, laporan resmi melalui kuasa hukumnya dijadwalkan diajukan pada Senin (5/4/2026). JK juga menegaskan dirinya tidak pernah terlibat dalam polemik ijazah, baik dengan Roy Suryo maupun Rismon Sianipar.
Lebih lanjut, JK menjelaskan pertemuan di kediamannya pada Ramadan lalu bersama sejumlah akademisi dan profesional tidak berkaitan dengan isu tersebut. Menurutnya, diskusi itu murni membahas masukan untuk kondisi bangsa dan rekomendasi kebijakan kepada Presiden Prabowo Subianto.
“Itu terbuka, pembicaraan itu sama sekali terbuka. Hanya saran untuk kebijakan,” kata JK.
Sementara itu, kuasa hukum JK, Abdul Haji Talaohu, menyebut laporan yang akan diajukan kemungkinan terkait dugaan pencemaran nama baik. Ia menegaskan langkah hukum ini merupakan bentuk tanggung jawab atas tudingan yang dinilai sebagai fitnah.
“Pak JK sebenarnya tidak ingin mengurusi hal remeh seperti ini. Namun karena sudah menjadi perhatian publik, ini harus disikapi serius,” ujar Abdul.
Kasus ini dipastikan akan berlanjut ke ranah hukum, seiring upaya JK membersihkan namanya dari tuduhan yang beredar luas di ruang digital.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




