WFH ASN Diberlakukan, Kantor Kementerian Terlihat Sepi
Jumat, 10 April 2026 | 16:14 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Penerapan kebijakan work from home (WFH) di sejumlah kementerian dan lembaga berdampak pada menurunnya aktivitas aparatur sipil negara (ASN) di perkantoran pemerintah, Jumat (10/4/2026).
Pantauan di lapangan menunjukkan beberapa kantor kementerian di Jakarta tampak lengang dengan minim aktivitas pegawai. Salah satunya terlihat di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian), Jakarta Pusat.
Di lokasi tersebut, hanya terlihat sejumlah petugas kebersihan dan petugas keamanan yang berjaga. Sementara itu, jumlah kendaraan yang terparkir juga jauh lebih sedikit dibandingkan hari kerja normal.
Kondisi serupa juga terlihat di Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Mobilitas ASN terpantau menurun signifikan.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan, kebijakan WFH di kementeriannya diterapkan secara terbatas.
Menurutnya, pejabat eselon I dan II tetap diwajibkan bekerja dari kantor atau work from office (WFO), sementara sebagian pegawai di bawahnya menjalankan sistem kerja fleksibel.
"Sesuai dengan aturan. Eselon I-II full di kantor, sebagian yang di bawah (tingkat I dan II) itu WFH," ungkap Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta.
Kebijakan WFH yang diterapkan pemerintah merupakan bagian dari strategi efisiensi energi di tengah tantangan global, termasuk potensi tekanan terhadap pasokan bahan bakar minyak (BBM).
Selain untuk ASN, kebijakan ini juga mulai menyasar sektor swasta dengan pendekatan yang disesuaikan.
Pemerintah menilai sistem kerja fleksibel menjadi bagian dari transformasi budaya kerja nasional yang bertujuan mengoptimalkan mobilitas sekaligus menjaga produktivitas.
Dengan penerapan WFH secara selektif, diharapkan kinerja pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal tanpa mengganggu efektivitas kerja.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




