ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tanpa Tes Skolastik! 5 Beasiswa LPDP Co-Funding 2026 Ini Wajib Dicoba

Kamis, 23 April 2026 | 18:18 WIB
LL
TE
Penulis: Lintang Leila | Editor: TCE
Ilustrasi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Ilustrasi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). (Instagram/@lpdp_ri)

Jakarta, Beritasatu.com - Program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Co-Funding 2026 menjadi salah satu alternatif beasiswa luar negeri yang semakin diminati calon mahasiswa Indonesia.

Skema ini menawarkan kesempatan melanjutkan studi tanpa melalui tahapan seleksi bakat skolastik pada beberapa program tertentu.

Dengan sistem yang didanai bersama antara pemerintah dan penerima, program ini menghadirkan peluang yang lebih fleksibel sekaligus memperluas akses pendidikan tinggi di tingkat global.

Berbeda dengan jalur reguler, LPDP Co-Funding 2026 memberikan opsi pembiayaan kolaboratif yang memungkinkan pelamar memiliki peluang lebih besar untuk lolos seleksi.

ADVERTISEMENT

Hal ini menjadikannya strategi yang menarik bagi mereka yang ingin segera melanjutkan studi ke luar negeri.

Apa Itu LPDP Co-Funding 2026?

Co-Funding merupakan program beasiswa dengan skema pembiayaan parsial yang melibatkan LPDP dan penerima beasiswa. Dalam skema ini, biaya pendidikan maupun biaya pendukung ditanggung bersama sesuai dengan ketentuan program yang dipilih.

Sumber dana tambahan dapat berasal dari dana pribadi atau keluarga, bukan dari lembaga lain. Meski demikian, penerima tetap wajib mematuhi seluruh aturan dan ketentuan yang berlaku dalam program LPDP, sebagaimana pada skema beasiswa reguler.

Selain itu, LPDP Co-Funding 2026 juga banyak dikembangkan melalui kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri, sehingga membuka akses ke program studi unggulan di berbagai universitas ternama dunia.

Salah satu daya tarik utama LPDP Co-Funding 2026 adalah tidak diwajibkannya tes bakat skolastik pada beberapa program kemitraan. Hal ini memberikan kemudahan bagi pelamar yang ingin lebih fokus pada kesiapan akademik dan rencana studi.

Selain itu, program ini memiliki sejumlah keunggulan lain, seperti peluang diterima lebih besar melalui jalur kerja sama dengan kampus mitra, proses seleksi yang relatif lebih ringkas, akses ke universitas kelas dunia, serta fleksibilitas dalam skema pendanaan.

Dengan berbagai keunggulan tersebut, LPDP Co-Funding 2026 menjadi pilihan strategis bagi calon mahasiswa yang ingin mempercepat langkah menuju pendidikan internasional.

5 Beasiswa LPDP Co-Funding 2026

LPDP Co-Funding 2026 menawarkan lima program unggulan yang mencakup jenjang magister dan doktoral di berbagai negara:

1. Beasiswa kerja sama Indonesia-Tiongkok: Metallurgical engineering di USTB (master)

Program kerja sama Indonesia–Tiongkok di University of Science and Technology Beijing (USTB) berfokus pada penguatan sektor hilirisasi industri. Persyaratan, meliputi usia maksimal 35 tahun (umum), 37 tahun (CPNS/PNS), dan 42 tahun (dosen), IPK minimal 3,00, serta kemampuan bahasa Inggris IELTS 6,0 atau setara.

2. Beasiswa kerja sama Indonesia-Tiongkok: Metallurgical engineering di NEU (master)

Program di Northeastern University (NEU), Tiongkok, menawarkan keunggulan berupa keterkaitan langsung dengan industri. Beasiswa ini hanya untuk masyarakat umum dengan usia maksimal 35 tahun, IPK minimal 3,00, dan skor bahasa Inggris setara IELTS 6,0. Lulusan wajib menjalani kontrak kerja selama dua tahun di Industri Zhejiang Huayou Cobalt Co Ltd di Indonesia.

3. Beasiswa LPDP -  Université Paris-Saclay (master)

Pilihan lainnya adalah beasiswa LPDP di Université Paris-Saclay, Prancis, untuk jenjang magister dengan mencakup bidang studi yang luas, mulai dari matematika, fisika, kimia, hingga informasi energi dan teknologi. Program ini mensyaratkan usia maksimal 35 tahun, IPK minimal 3,00, serta kemampuan bahasa Inggris dengan skor IELTS minimal 6,5 atau TOEFL iBT 80.

4. Beasiswa LPDP - Hiroshima University (doktor)

Untuk jenjang doktoral, Hiroshima University di Jepang menawarkan program penelitian dengan dukungan pendanaan melalui skema co-funding. Batas usia maksimal 47 tahun, IPK minimal 3,25, dan kemampuan bahasa Inggris IELTS 6,5 atau TOEFL iBT 79. Bidang studi mencakup ilmu sosial, teknik, hingga sains kehidupan.

5. Beasiswa LPDP - France doctoral program (doktor)

Selain Jepang, program doktoral juga tersedia melalui kerja sama dengan Pemerintah Prancis dalam skema France doctoral program yang dikelola bersama Institut Français Indonésie (IFI).

Program ini ditujukan bagi calon peneliti yang ingin mengembangkan penelitian di berbagai laboratorium terkemuka di Prancis. Persyaratannya meliputi usia maksimal 47 tahun, IPK minimal 3,25, serta kemampuan bahasa dengan skor TOEFL iBT 80, IELTS 6,5, atau DELF B2.

Proses Seleksi Beasiswa LPDP Co-Funding 2026

Pendaftaran dilakukan melalui portal resmi LPDP serta portal universitas tujuan. Beberapa program memiliki mekanisme tambahan, seperti:

  • Program master Paris-Saclay (Prancis): Selain portal LPDP, pelamar wajib mendaftar melalui inception.universite-paris-saclay.fr/en/.
  • Program doktor Prancis (kerja sama IFI): Pelamar wajib melakukan pra-registrasi dan koordinasi topik riset melalui www.ifi-id.com/pre-registration-lpdp-france-doctoral-program-2026/#/
  • Program doktor Hiroshima University (Jepang): Pelamar harus memperhatikan jadwal ketat aplikasi internal kampus melalui iao.hiroshima-u.ac.jp.
  • Program master Tiongkok (USTB dan NEU): Pendaftaran difokuskan melalui portal terintegrasi LPDP beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id.

Jadwal Pendaftaran LPDP Co-Funding 2026

Berikut ini tahapan seleksi LPDP Co-Funding 2026 yang perlu diperhatikan:

  • Pendaftaran: 17 April-18 Mei 2026.
  • Seleksi administrasi: 19 Mei- 4 Juni 2026.
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 5 Juni 2026.
  • Masa sanggah: 6-8 Juni 2026.
  • Hasil sanggah: 17 Juni 2026. 
  • Seleksi substansi (wawancara): 22 Juni-3 Juli 2026.
  • Pengumuman akhir: 10 Juli 2026.
  • Perkuliahan dimulai: Paling cepat September 2026.

Catatan Penting Lainnya dalam Beasiswa LPDP Co-Funding 2026

Meskipun mayoritas mengikuti jadwal di atas, para pelamar perlu memperhatikan beberapa detail khusus berikut agar tidak terjadi kekeliruan:

  • Seleksi Hiroshima University berlangsung hingga 17 Juli 2026.
  • Pengumuman akhir Universitas Hiroshima: 31 Juli 2026.
  • Batas akhir LoA program doktor Prancis: 25 Juni 2026.
  • Perkuliahan Hiroshima University dimulai paling cepat Oktober 2026.

Program beasiswa LPDP Co-Funding 2026 menjadi solusi alternatif bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri dengan peluang yang lebih fleksibel. Tanpa kewajiban tes skolastik pada beberapa program, serta dukungan kerja sama internasional, skema ini membuka akses luas ke pendidikan global berkualitas.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Tanpa LoA, Ini Cara Daftar Beasiswa LPDP 2026 Jalur Co-Funding

Tanpa LoA, Ini Cara Daftar Beasiswa LPDP 2026 Jalur Co-Funding

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon