ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Persiapan Hari Buruh 2026 di Monas Capai 90 Persen

Kamis, 30 April 2026 | 14:50 WIB
SW
HH
Penulis: Stefani Wijaya | Editor: HP
Persiapan perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Kamis 30 April 2026.
Persiapan perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Kamis 30 April 2026. (Beritasatu.com/Stefani Wijaya)

Jakarta, Beritasatu.com - Persiapan perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, telah mencapai 90%. Acara akbar yang digelar pada Jumat (1/5/2026) ini diperkirakan dihadiri ratusan ribu buruh dari berbagai daerah.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Kamis (30/4/2026), panggung utama telah berdiri dan sejumlah petugas masih merampungkan berbagai kebutuhan teknis menjelang acara puncak.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Partai Buruh, Said Iqbal menyampaikan kesiapan acara sudah hampir selesai.

ADVERTISEMENT

"Panggung utama May Day di tugu Monas yang mengarah ke arah RRI/Istana. (Persiapan sudah) 90 persen," kata Said.

Perayaan Hari Buruh 2026 dijadwalkan berlangsung sejak pagi hingga sore hari. Massa buruh mulai diperbolehkan masuk ke kawasan Monas sejak pukul 05.30 WIB melalui dua pintu utama yang telah disiapkan panitia.

Sekitar 400.000 buruh diperkirakan akan memadati kawasan tersebut. Selain mengikuti rangkaian kegiatan, para peserta juga akan mendengarkan pidato Presiden Prabowo Subianto yang dijadwalkan tiba sekitar pukul 08.00 WIB.

Dalam pidatonya, presiden diperkirakan akan menyinggung sejumlah isu strategis ketenagakerjaan, termasuk persoalan ojek online dan kebijakan peningkatan kesejahteraan pekerja.

Panitia juga mengungkapkan akan ada kejutan dari presiden, meskipun belum dijelaskan secara terperinci. Salah satu yang telah dipastikan adalah pembagian kaos khusus dengan desain yang dibuat langsung oleh Presiden Prabowo.

Acara Hari Buruh 2026 di Monas dijadwalkan berlangsung hingga pukul 17.00 WIB dengan berbagai rangkaian kegiatan.

Sementara itu, panitia menegaskan seluruh kegiatan terselenggara tanpa menggunakan dana pemerintah.

“Jadi tidak ada dana Kemenaker, dana Kemenko Perekonomian, atau dana apa pun. Sebanyak 100% itu merupakan dana dari tangan-tangan orang yang baik,” pungkas Said.

Perayaan Hari Buruh tahun ini menjadi salah satu agenda besar nasional yang menyatukan aspirasi buruh sekaligus momentum penyampaian kebijakan pemerintah di bidang ketenagakerjaan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Peringati Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni

Peringati Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni

LIFESTYLE
May Day di Bandung Ricuh, Farhan: Aksi Anarkistis Tak Dibenarkan

May Day di Bandung Ricuh, Farhan: Aksi Anarkistis Tak Dibenarkan

JAWA BARAT
Berpihak pada Buruh, Wagub Rano Soroti Manfaat Kartu Pekerja Jakarta

Berpihak pada Buruh, Wagub Rano Soroti Manfaat Kartu Pekerja Jakarta

JAKARTA
Hasto Kristiyanto dan Rano Karno Kompak Hadiri Perayaan Hari Buruh

Hasto Kristiyanto dan Rano Karno Kompak Hadiri Perayaan Hari Buruh

NASIONAL
Miris! 60 Persen Pekerja Outsourcing di Gresik Digaji di Bawah UMK

Miris! 60 Persen Pekerja Outsourcing di Gresik Digaji di Bawah UMK

JAWA TIMUR
Aksi Hari Buruh di Bandung Ricuh, Massa Berpakaian Hitam Rusak Fasum

Aksi Hari Buruh di Bandung Ricuh, Massa Berpakaian Hitam Rusak Fasum

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon