MC Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR Kalbar Dipecat Seusai Ucapan Viral
Rabu, 13 Mei 2026 | 10:23 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Sudah jatuh tertimpa tangga. Ungkapan ini tepat dialamatkan ke pemandu acara atau master ceremony (MC) Shindy Lutfiana Al Aziz Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat pada 9 Mei 2026.
Setelah ucapannya saat menjadi MC lomba menuai kritikan dan hujatan, kini Shindy harus kehilangan pekerjaannya.
Avi Catering, tempat Shindy bekerja mengumumkan telah memutuskan hubungan kerja dengan lulusan Universitas Muhammadiyah Tangerang tersebut.
"Per tanggal 12 Mei 2026 Avi Catering resmi memutuskan hubungan kerja dengan MC bernama Shindy Lutfiana IG: shindy_mcwedding. Mohon maaf atas kegaduhan yang terjadi. Semoga kita semua dapat mengambil hikmah dari kejadian ini,” tulis Avi Catering.
Keputusan Avi Catering menuai apresiasi dari warganet. “MC itu ibarat wasit dalam sebuah pertandingan, dia punya hak mutlak untuk mengatur jalannya sebuah acara, bukan dengan memihak salah satu pihak dan menjatuhkan pihak lain.. Seorang MC harus paham substansi acara. Meminta maaf dan mengakui kesalahan, enggak akan membuat diri menjadi hina kok,” tulis @dian_atmadja.
“Salut buat Avi Catering, bertindak cepat. Mudah-mudahan bukan cuma omongan saja tetapi seterusnya,” timpal @tinatarub83.
Permintaan Maaf Shindy
Sebelumnya, Shindy sudah menyampaikan permintaan maaf atas ucapannya yang dinilai melukai. Permintaan maaf itu disampaikan Shindy melalui akun Instagram pribadinya, @shindy_mcwedding, pada Selasa (12/5/2026).
"Dengan segala kerendahan hati, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas semua ucapan saya, terutama yaitu ‘mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja,’ yang seharusya tidak patut saya sampaikan dalam kapasitas saya sebagai MC pada kegiatan tersebut,” tulis Shindy dalam unggahan media sosial Instagram pribadinya, @shindy_mcwedding, Selasa (12/5/2026).
Menurut Shindy, dirinya memahami ucapan tersebut telah menyinggung perasaan peserta maupun masyarakat yang mengikuti polemik LCC Empat Pilar MPR di Kalimantan Barat.
“Saya menyadari sepenuhnya bahwa pernyataan tersebut telah menimbulkan kekecewaan, ketidaknyamanan, bahkan melukai perasaan berbagai pihak, khususnya adik-adik peserta lomba, guru-guru pendamping pembimbing dari SMA Negeri 1 Pontianak, serta seluruh masyarakat terutama masyarakat Provinsi Kalimantan Barat yang mengikuti dan memberikan perhatian terhadap kegiatan ini,” ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




