Polemik LCC 4 Pilar Kalbar, Pengamat Sebut Juri Lalai
Rabu, 13 Mei 2026 | 13:10 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR tingkat Kalimantan Barat dinilai murni akibat kelalaian dari pihak juri dalam melakukan penilaian terhadap jawaban peserta.
Pengamat pendidikan Jejen Musfah menilai juri seharusnya lebih fokus dan cermat selama jalannya perlombaan agar kesalahan penilaian tidak terjadi. “Ini murni menurut saya adalah kesalahan ada pada juri, kelalaian ya,” kata Jejen Musfah dalam Program Berita Satu Utama, Selasa (12/5/2026).
Jejen menduga konsentrasi juri terganggu sehingga tidak maksimal dalam memperhatikan jawaban yang disampaikan peserta lomba. Meski demikian, ia mengapresiasi langkah MPR yang telah menyampaikan permohonan maaf atas polemik yang terjadi dalam pelaksanaan lomba tersebut.
Namun, menurut Jejen, permintaan maaf saja belum cukup. Ia menilai perlu ada evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak kembali terulang pada masa mendatang. “Langkah evaluasi tetap penting dilakukan agar pelaksanaan lomba ke depan berjalan lebih baik dan profesional,” ujarnya.
Jejen juga memberikan apresiasi kepada para siswa peserta lomba yang dinilai berani bersikap kritis saat mengoreksi keputusan juri. “Kita apresiasi juga siswa yang berani koreksi juri pada momen itu karena itu tanda sikap kritis yang harus dimiliki oleh setiap murid, setiap generasi kita,” kata Jejen.
Menurutnya, keberanian siswa menyampaikan koreksi secara santun menjadi salah satu indikator keberhasilan pendidikan di sekolah. “Namun tetap disampaikan dengan nada kalimat yang sopan, yang itulah sesungguhnya keberhasilan pendidikan, pembelajaran di sekolah itu ketika anak-anak kita kritis tetapi tetap dalam jalur yang sopan santun,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




