IMM Sulteng Desak Evaluasi Total Program MBG
Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:50 WIB
Sigi, Beritasatu.com - Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sulawesi Tengah menggelar aksi demonstrasi di Kantor DPRD Sulawesi Tengah, Jumat (19/6/2026). Dalam aksi tersebut, mahasiswa mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program makan bergizi gratis (MBG) serta sejumlah kebijakan nasional lainnya yang dinilai belum menjawab persoalan masyarakat.
Aksi yang berlangsung di halaman Kantor DPRD Sulawesi Tengah itu diikuti puluhan mahasiswa. Mereka membawa berbagai tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah pusat, mulai dari evaluasi kebijakan ekonomi hingga penegakan hukum terhadap sejumlah kasus yang menjadi perhatian publik.
Dalam orasinya, salah seorang perwakilan IMM Palu menilai sejumlah program pemerintah masih menghadapi berbagai persoalan dalam implementasinya. Salah satu yang menjadi sorotan adalah program MBG yang menurut mereka perlu dievaluasi secara menyeluruh.
"Kami menginginkan pernyataan dari presiden untuk mengakui bahwa masih banyak persoalan dalam pemerintahan saat ini dan segera melakukan perbaikan," ujar orator aksi.
Dalam demonstrasi tersebut, IMM Sulawesi Tengah menyampaikan 10 tuntutan kepada pemerintah. Tuntutan itu meliputi pengembalian TNI ke barak, stabilisasi harga BBM dan bahan pokok, menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, menghentikan pemborosan APBN, serta melakukan evaluasi terhadap program makan bergizi gratis dan Koperasi Merah Putih.
Selain itu, mahasiswa juga meminta pemerintah menurunkan pajak yang dinilai tidak memberikan solusi bagi masyarakat, melakukan evaluasi sistem pendidikan nasional, menghentikan tindakan represif terhadap mahasiswa dan masyarakat, mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, serta meminta Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming bertanggung jawab atas kebijakan yang dianggap merugikan rakyat.
Aspirasi para demonstran diterima langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Sulawesi Tengah Arnila Hi Moh Ali bersama sejumlah anggota dewan. Hadir pula anggota Komisi III DPRD Sulawesi Tengah sekaligus Ketua Badan Kehormatan DPRD Sulawesi Tengah dari Fraksi Partai Golkar, H Musliman.
Dalam keterangannya, Musliman mengapresiasi aspirasi yang disampaikan mahasiswa. Ia menilai sebagian besar tuntutan tersebut merupakan isu yang juga menjadi perhatian DPRD Sulawesi Tengah.
"Saya mengapresiasi apa yang diperjuangkan adik-adik mahasiswa. Banyak poin yang disampaikan memang menjadi perhatian kami. Namun, sebagian besar persoalan tersebut merupakan kebijakan pemerintah pusat sehingga membutuhkan perjuangan dan komunikasi yang lebih luas," kata Musliman.
Menurutnya, DPRD Sulawesi Tengah berkomitmen mengawal dan meneruskan aspirasi mahasiswa kepada pemerintah pusat agar mendapatkan perhatian lebih lanjut.
"Kami akan mengawal aspirasi ini. Apa yang disampaikan mahasiswa tidak akan berhenti di sini, tetapi akan kami bawa dan sampaikan ke tingkat yang lebih tinggi agar mendapat perhatian pemerintah pusat," ujarnya.
Aksi demonstrasi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Setelah menyampaikan tuntutan dan melakukan dialog dengan anggota DPRD Sulawesi Tengah, massa aksi membubarkan diri secara damai.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
BNN Minta Kemenkomdigi Blokir Situs Terindikasi Kejahatan Narkotika




