Dukung MBG, Ratusan Warga Sumut Serahkan 2.000 Tanda Tangan
Jumat, 19 Juni 2026 | 17:25 WIB
Medan, Beritasatu.com - Ratusan massa yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Peduli Makan Bergizi Gratis (MBG) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor gubernur Sumatera Utara (Sumut), Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Jumat (19/6/2026). Massa menyatakan dukungan terhadap keberlanjutan program makan bergizi gratis (MBG) yang merupakan program strategis Presiden Prabowo Subianto.
Dalam aksi tersebut, peserta membawa berbagai spanduk dan menyuarakan sejumlah tuntutan agar program MBG tetap dilanjutkan serta dilakukan perbaikan tata kelola apabila ditemukan permasalahan dalam pelaksanaannya.
Selain menyampaikan aspirasi, massa juga menyerahkan sekitar 2.000 tanda tangan dukungan masyarakat Sumut kepada Pemerintah Provinsi Sumut untuk diteruskan kepada presiden sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program tersebut.
Ketua Lembaga Masyarakat Peduli MBG, Suratman, mengatakan program MBG masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang memiliki tingkat kerentanan ekonomi tinggi.
"Program MBG masih dibutuhkan rakyat Indonesia, khususnya masyarakat di pelosok-pelosok daerah. Kalau ada persoalan dalam pelaksanaannya, yang diperbaiki adalah pengelolaannya, bukan programnya yang dihentikan," ujar Suratman dalam orasinya.
Menurut dia, manfaat program tersebut tidak hanya dirasakan oleh penerima bantuan, tetapi juga berdampak terhadap penciptaan lapangan kerja dan pemenuhan gizi masyarakat di berbagai daerah.
"Kami meminta kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto agar Program MBG tetap dilanjutkan. Karena kita tahu, di balik keberlanjutan MBG, jutaan rakyat Indonesia masih membutuhkan pekerjaan dan masih membutuhkan pemenuhan gizi dari Sabang sampai Merauke. Banyak sekali masyarakat Indonesia yang terbantu dengan hadirnya program makan bergizi gratis," katanya.
Suratman menegaskan, apabila terdapat penyimpangan dalam pelaksanaan program, pemerintah diminta menindak tegas pihak-pihak yang terlibat tanpa menghentikan program yang dinilai memberi manfaat bagi masyarakat.
"Kalau ada oknum di Badan Gizi Nasional yang tidak benar, harus ditelusuri. Kalau memang ada koruptor, tangkap tetapi program yang bermanfaat bagi masyarakat jangan dihentikan," tegasnya.
Respons positif kemudian diberikan oleh Gubernur Sumut Bobby Nasution yang turun langsung menemui para peserta aksi dan menerima perwakilan demonstran untuk berdialog di dalam kantor gubernur Sumut.
Seusai berdialog dan menyerahkan dukungan masyarakat berupa sekitar 2.000 tanda tangan, massa membubarkan diri secara tertib.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




