Kisah Asiyah Istri Firaun, Bukti Kesalihan Tak Bergantung pada SuamiSumber: Porostimur.com
Banyak yang mengira bahwa kesalihan seorang istri sangat tergantung dari suaminya. Padahal dalam Islam, seorang perempuan bisa menjadi sosok salihah dan mendapatkan jaminan surga atas keimanan serta ketakwaannya sendiri, tanpa harus bergantung pada siapa suaminya.
Al-Qur’an Menjunjung Tinggi Martabat PerempuanIslam sangat memuliakan perempuan, dan Al-Qur’an menjadi bukti nyata penghormatan itu. Salah satu bentuknya adalah penamaan Surah An-Nisa, yang berarti “para perempuan”. Dalam buku Allah Menyayangi Istri Salihah dan Menjanjikan Surga Untuknya karya Umi Azizah Khalil dijelaskan bahwa perempuan memiliki posisi yang istimewa di dalam Islam.
Laki-laki dan perempuan diciptakan sejajar, dengan peran mulia sebagai khalifah di muka bumi (QS Al-An’am [6]: 165). Keduanya sama-sama bertanggung jawab untuk beribadah dan menaati Allah SWT (QS Az-Zariyat [51]: 50). Tak ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam hal tanggung jawab spiritual dan moral.
Kisah Asiyah Istri Firaun, Bukti Kesalihan Tak Bergantung pada Suami
BERITA LAINNYA
BERITA TERKINI
1
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




