SBY: Pemilu Tidak Hambat Roda Pemerintahan

Jumat, 7 Maret 2014 | 15:52 WIB
NL
B
Penulis: Novy Lumanauw | Editor: B1
Petugas KPU bersama perwakilan KPU Daerah meneliti daftar calon legislatif dalam validasi surat suara di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (4/2). Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengatakan validasi surat suara akan selesai dalam 3 hari ke depan, saat ini validasi surat suara tinggal pada calon legilstaif (caleg) di tingkat DPRD.
Petugas KPU bersama perwakilan KPU Daerah meneliti daftar calon legislatif dalam validasi surat suara di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (4/2). Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengatakan validasi surat suara akan selesai dalam 3 hari ke depan, saat ini validasi surat suara tinggal pada calon legilstaif (caleg) di tingkat DPRD. (Antara/Yudhi Mahatma)

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 tidak akan menghambat roda pemerintahan di negara ini.

Sebaliknya, pesta demokrasi lima tahunan itu menjadi pemicu bagi seluruh jajaran pemerintah untuk menjalankan tugas sebaik-baiknya.

"Situasi nasional saat ini dipenuhi isu legislatif, tapi tugas pemerintahan tak boleh terhenti, tugas dan pekerjaan harus berjalan, dan jika ada masalah segera kita atasi," kata SBY saat memimpin rapat terbatas Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II bidang Polhukam di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/3).

Pada kesempatan itu, Kepala Negara mendengarkan laporan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi tentang sejumlah implementasi perundang-undangan, Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Pilkada dan RUU tentang Pemerintah Daerah.

"Ini penting, meskipun UU telah ada tapi kalau tidak diimplementasikan dengan baik, tentu hasilnya tidak akan dirasakan rakyat kita," kata SBY.

Tahun ini, akan digelar pemilihan umum yang diawali dengan pemilihan anggota legislatif pada 9 April 2014 dan diikuti Pemilihan Presiden-Wakil Presiden, pada Juli 2014.

"Saya mengajak semua sebagaimana yang beberapa kali saya sampaikan agar tugas dan pekerjaan kita harus terus berjalan," katanya.

Rapat terbatas kabinet juga dihadiri Wapres Boediono, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Mensesneg Sudi Silalahi, Menlu Marty Natalegawa, Menkominfo Tifatul Sembiring, dan Jaksa Agung Basrief Arief.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon