Gemuknya Mi Jembung di Surabaya Plaza Hotel
Rabu, 11 Januari 2012 | 15:49 WIB
Sukses dengan nasi goreng Jancuk, Surabaya Plaza Hotel menciptakan menu baru yang tak kalah fenomenal
Tahun 2011 yang lalu, Surabaya Plaza Hotel (SPH) berhasil meraup lebih dari Dua Milyar Rupiah hanya dari satu menu makanan, yakni "Nasi Goreng Jancuk", yang terjual lebih dari 25.000 porsi.
Hal tersebut menjadi pencapaian yang luar biasa sekaligus menggembirakan bagi kalangan pecinta kuliner Surabaya.
Mencermati hal tersebut, manajemen SPH menghadirkan menu baru yang tidak kalah fenomenal dengan Nasi Goreng Jancuk yaitu Mi Jemblung.
Ide pembuatan Mi Jemblung sendiri berasal dari tingginya permintaan masyarakat yang menginginkan Nasi Goreng Jancuk dengan versi tidak pedas.
Mi Jemblung merupakan Mi goreng porsi besar yang disajikan dengan sayuran dan ayam cha siu. Berbeda dengan Nasi Goreng Jancuk, Mi Jemblung sangat cocok untuk pecinta kuliner yang menyukai rasa tidak pedas.
"Mi goreng ini sangat sehat karena tidak mengandung bahan pengawet dan pewarna. Porsi besar dan harga terjangkau adalah tambahannya. Selain itu, Mi ini juga dapat disajikan sebagai pendamping Nasi Goreng Jancuk," kata Eko Sugeng Purwanto, Manager F&B SPH, yang juga pencipta Nasi Goreng Jancuk dan Mi Jemblung.
Kata jemblung sendiri berarti gemuk atau besar, ini mencerminkan porsi dari Mi Jemblung itu sendiri yang bisa dinikmati oleh kurang lebih 4 orang. Nama Jemblung juga di ambil dari gambaran bentuk perut chef yang rata-rata gemuk (Jemblung).
Selain Mi Jemblung, ada beberapa menu baru yang juga dihadirkan oleh SPH, yakni Mi Tali yang merupakan Mi khas Italia yang mempersilahkan konsumen untuk memilih sendiri topping dan pasta nya.
Ada pula minuman Mocktail dan Coctail yang diberi nama Kopine Emak, Merem Melek dan Lahar Bromo untuk Mocktail, kemudian Hula Hula, Kejedhog dan Walakadah untuk Cocktail.
Tahun 2011 yang lalu, Surabaya Plaza Hotel (SPH) berhasil meraup lebih dari Dua Milyar Rupiah hanya dari satu menu makanan, yakni "Nasi Goreng Jancuk", yang terjual lebih dari 25.000 porsi.
Hal tersebut menjadi pencapaian yang luar biasa sekaligus menggembirakan bagi kalangan pecinta kuliner Surabaya.
Mencermati hal tersebut, manajemen SPH menghadirkan menu baru yang tidak kalah fenomenal dengan Nasi Goreng Jancuk yaitu Mi Jemblung.
Ide pembuatan Mi Jemblung sendiri berasal dari tingginya permintaan masyarakat yang menginginkan Nasi Goreng Jancuk dengan versi tidak pedas.
Mi Jemblung merupakan Mi goreng porsi besar yang disajikan dengan sayuran dan ayam cha siu. Berbeda dengan Nasi Goreng Jancuk, Mi Jemblung sangat cocok untuk pecinta kuliner yang menyukai rasa tidak pedas.
"Mi goreng ini sangat sehat karena tidak mengandung bahan pengawet dan pewarna. Porsi besar dan harga terjangkau adalah tambahannya. Selain itu, Mi ini juga dapat disajikan sebagai pendamping Nasi Goreng Jancuk," kata Eko Sugeng Purwanto, Manager F&B SPH, yang juga pencipta Nasi Goreng Jancuk dan Mi Jemblung.
Kata jemblung sendiri berarti gemuk atau besar, ini mencerminkan porsi dari Mi Jemblung itu sendiri yang bisa dinikmati oleh kurang lebih 4 orang. Nama Jemblung juga di ambil dari gambaran bentuk perut chef yang rata-rata gemuk (Jemblung).
Selain Mi Jemblung, ada beberapa menu baru yang juga dihadirkan oleh SPH, yakni Mi Tali yang merupakan Mi khas Italia yang mempersilahkan konsumen untuk memilih sendiri topping dan pasta nya.
Ada pula minuman Mocktail dan Coctail yang diberi nama Kopine Emak, Merem Melek dan Lahar Bromo untuk Mocktail, kemudian Hula Hula, Kejedhog dan Walakadah untuk Cocktail.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
HUKUM & HANKAM
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
SUMATERA SELATAN
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




