Teras Narang: Kader Harus Siap Hadapi Pemilu Serentak
Minggu, 17 Juli 2016 | 13:16 WIB
Jakarta - Kepala Badan Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan (PDIP) Teras Narang menegaskan bahwa setiap kader partai politik harus siap menghadapi pemilu serentak 2019. Pasalnya, pemilu serentak 2019 merupakan sesuatu yang niscaya, telah diamanatkan oleh Mahkamah Konstitusi.
"Pertanyaannya, apakah kita siap? Saya katakan kita harus siap. MK telah perintahkan 2019 akan terjadi pemilu serentak Pilpres dan Legislatif," ujar Terang Narang saat memberikan sambutan dalam acara Focus Group Discussion (FGD) dan halalbihalal BP- Pemilu Pusat PDI Perjuangan di Gedung Bimasena, Jl. Darmawangsa Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (17/7).
FGD yang bertemakan "Pemenangan Pilkada 2017 dan 2018 menuju Kemenangan Pileg dan Pilpres 2019" ini dihadiri oleh nara sumber, antara lain Komisioner KPU Juri Ardiantoro dan Pakar Pemilu Ramlan Surbakti. Hadir juga Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, anggota Komisi II PDIP Arteria Dahlan, dan kader-kader PDIP dari DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat.
PDIP, kata Teras, menilai pemilu serentak 2019 merupakan satu tarikan nafas dengan pilkada serentak 2017 dan 2018 sehingga tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Yang perlu disiapkan parpol, kata dia, adalah membekali kader-kader dan perangkat khususnya di daerah dalam menghadapi pilkada serentak 2017, 2018, dan pemilu 2019.
"Parpol harus mempersiapkan dirinya agar sesuai keinginan rakyat, sesuai dengan konstitusi dan UUD 1945," tandas dia.
Lebih lanjut, Mantan Gubernur Kalimantan Tengah ini mengatakan, sejak era reformasi sudah ada 14 Undang-Undang yang terkait Pemilu dan empat sampai lima perubahan UU Pemilu, antara lain UU Pilpres, Pilkada, Pileg, dan Penyelenggara Pemilu. Karena itu, dalam rangka pemilu serentak 2019, menurut Teras, perlu adanya kodifikasi atau penyatuan UU Pemilu.
"Sehingga tidak seperti sekarang, kalau kita mau pelajari pemilu, kita harus punya buku yang banyak. Cukup satu bisa melihat proses pemilhan dari awal sampai menang," terang dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




