Antrean Kendaraan ke Puncak Mengular Hingga 8 Km
Sabtu, 8 Juni 2019 | 10:41 WIB
Bogor, Beritasatu.com – Akhir pekan atau tiga hari pascalebaran, Sabtu (8/6/2019) arus lalu lintas di kawasan Puncak cukup padat. Antrean kendaraan dari Tol Jagorawi mengular 8 kilometer jelang Gerbang Tol Ciawi mengarah ke Puncak, Cisarua, Jawa Barat.
Pantauan Beritasatu.com, antrean kendaraan mulai dari KM 40 jelang GT Ciawi hingga KM 48, Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor. Sebagian besar, kendaraan yang mengarah ke Puncak didominasi berpelat B (Jakarta).
Sementara, Polres Bogor belum memberlakukan satu arah (one way) dari arah Jakarta/Bogor menuju Puncak. Biasanya, Satlantas Polres Bogor memberlakukan satu arah pada pukul 07.00 untuk memprioritaskan kendaraan mengarah ke Puncak.
Namun demikian, hingga pukul 10.00, polisi belum menutup arus kendaraan dari Cianjur menuju Bogor/Jakarta. Polres Bogor beralasan, kendaraan dari arah Cianjur masih cukup deras dan padat, sehingga bisa dilakukan penyekatan kendaraan, dipastikan terjadi penguncian arus (mecet total).
Salah satu pengendara, Wahyudin (37) asal Tenggarang Selatan mengaku sudah terjebak antrean kendaraan sejak pukul 07.00 jelang Gadog. Wahyu yang berencana berlibur bersama istri dan dua anaknya ke rumah saudara di Cikopo, Cisarua.
"Iya sudah hampir tiga jam terjebak (macet), sampai Gadog aja belum. Biasanya sudah satu jalur ke atas. Tenyata belum," paparnya.
Sementara, jalur non tol pun mengarah Puncak sama padatnya. Arus kendaraan dari Ciawi menuju Gadog pun terpantau padat. Lapis kendaraan yang seharusnya dua mobil, kini bertambah tiga lajur. Kemacetan pun diperparah dengan beberapa titik keluar-masuk kendaraan di Simpang Ciawi dan Simpang Tapos.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




