Bappenas: Ibu Kota di Kalimantan Jadi Referensi Pembangunan Kota Lain di Indonesia
Kamis, 1 Agustus 2019 | 20:50 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) menegaskan bahwa pembangunan ibu kota negara yang baru di Kalimantan akan menjadi referensi pembangunan kota-kota lain di Indonesia. Desain dan perencanaan ibu kota negara akan menjadi bagi kota-kota baru lainnya.
"Ibu kota ini nanti jadi acuan dan referensi dari pembangunan kota lain di Indonesia," ujar Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dalam diskusi bertajuk "Dialog Nasional III Pemindahan Ibu Kota Negara, di Kantor Bappenas, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (1/8/2019).
Bambang mengatakan, umumnya kota-kota di Indonesia dibangun tanpa perencanaan dan design yang matang dan terukur. Kota di Indonesia, kata dia, biasanya berasal dari desa, kemudian penduduknya banyak dengan fasilitas yang memadai sehingga menjadi kota.
"Jadi, dengan pembangunan ibu kota ini, kita ingin menciptakan standar bagaimana sebuah kota dibangun dan dirancang dengan mempertimbangkan berbagai aspek. Jakarta saja kan belum menjadi kota ideal karena misalnya belum memiliki jaringan gas kota yang menjadi pasokan seluruh warga kota," terang dia.
Lebih lanjut, Bambang mengatakan bahwa ibu kota negara yang baru akan ramah dengan lingkungan dan penduduknya. Ibu kota ini, menurut dia, dibangun dengan konsep smart, green, beautiful dan sustainable.
"Kami tegaskan ibu kota di Kalimantan ini nanti hanya menjadi pusat pemerintahan. Kita tidak akan membangun pusat bisnis dan keuangan di sana. Artinya, kita tidak akan memindahkan Jakarta ke sana. Jakarta tetap menjadi pusat bisnis dan keuangan," kata Bambang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




