Pesawat Rusak, Lion Air Kendari-Makassar Tertunda 5 Jam Lebih
Minggu, 8 Juli 2012 | 16:38 WIB
"Sudah lima jam saya di sini dan belum mendapat makan siang atau makanan ringan dari Lion."
Penumpang Lion Air JT 0703 Kendari-Makassar kecewa karena penerbangan Lion Air Kendari-Makassar tertunda akibat kerusakan pesawat selama lebih dari lima jam.
Informasi dari Kendari, hingga sore ini, para penumpang yang berjumlah sekitar 200 orang ini semula akan menumpang pesawat Boeing 737 seri 400 dengan nomor penerbangan JT 0703 ke Bandara Hasanuddin Makassar pada pukul 13.50 WITA.
Namun pesawat tersebut baru mendarat di Bandara Haluoleo pukul 15.30 WITA, dan setelah menunggu lebih satu jam, para penumpang tidak dipanggil juga untuk naik ke pesawat (boarding).
Dari ruang tunggu keberangkatan pesawat tampak sekitar 10 orang teknisi sibuk melakukan perbaikan di bagian bawah sayap pesawat sebelah kiri. Karena perbaikan belum selesai, pesawat tersebut kemudian ditarik ke apron sebelah kiri bandara untuk ditangani lebih mendalam.
Pada pukul 16.30 WITA, petugas Lion Air kemudian mengumumkan kepada penumpang bahwa perusahaan akan mengganti pesawat dengan mendatangkan pesawat dari Bandara Hasanuddin Makassar.
"Pesawat pengganti diperkirakan mendarat di Bandara Haluoleo Kendari pukul 17.00 WITA," demikian pengumuman melalui pengeras suara bandara yang disambut dengan suara 'huuuuuuu' ratusan penumpang.
Namun saat berita ini diturunkan pukul 17.00 WITA, pesawat pengganti dimaksud belum juga mendarat. Beberapa penumpang mengaku kecewa karena meski sudah lebih empat jam di ruang tunggu bandara, mereka belum mendapat pelayanan makan siang dari pihak Lion sesuai ketentuan yang berlaku.
"Saya sudah tiba di bandara ini sejak pukul 12.00 WITA untuk check-in, jadi sudah lima jam saya di sini dan belum mendapat makan siang atau makanan ringan dari Lion," ujar seorang penumpang.
Petugas Lion Air yang dihubungi di Bandara Haluoleo Kendari meminta maaf atas tertundanya penerbangan akibat gangguan teknis pada pesawat. "Mohon maaf pak, makan siangnya juga terlambat datang," ujar seorang staf Lion Air di Bandara Haluoleo.
Seorang warga yang sehari-hari melakukan kegiatan di ruang tunggu Bandara Haluoleo Kendari menyebutkan bahwa pesawat Boeing 737 seri 400 Lion Air itu sudah beberapa kali mengalami kerusakan teknis seperti itu. "Pernah juga pak rusak seperti itu dan nanti malam hari baru penumpang diberangkatkan ke Makassar," ujarnya.
Beberapa warga Kendari juga mempertanyakan mengapa Lion Air masih mengoperasikan pesawat Boeing 737 seri 400 pada rute Makassar-Kendari, padahal perusahaan penerbangan swasta terbesar di Indonesia itu sudah memiliki banyak pesawat baru jenis Boeing 737-900ER.
Penumpang Lion Air JT 0703 Kendari-Makassar kecewa karena penerbangan Lion Air Kendari-Makassar tertunda akibat kerusakan pesawat selama lebih dari lima jam.
Informasi dari Kendari, hingga sore ini, para penumpang yang berjumlah sekitar 200 orang ini semula akan menumpang pesawat Boeing 737 seri 400 dengan nomor penerbangan JT 0703 ke Bandara Hasanuddin Makassar pada pukul 13.50 WITA.
Namun pesawat tersebut baru mendarat di Bandara Haluoleo pukul 15.30 WITA, dan setelah menunggu lebih satu jam, para penumpang tidak dipanggil juga untuk naik ke pesawat (boarding).
Dari ruang tunggu keberangkatan pesawat tampak sekitar 10 orang teknisi sibuk melakukan perbaikan di bagian bawah sayap pesawat sebelah kiri. Karena perbaikan belum selesai, pesawat tersebut kemudian ditarik ke apron sebelah kiri bandara untuk ditangani lebih mendalam.
Pada pukul 16.30 WITA, petugas Lion Air kemudian mengumumkan kepada penumpang bahwa perusahaan akan mengganti pesawat dengan mendatangkan pesawat dari Bandara Hasanuddin Makassar.
"Pesawat pengganti diperkirakan mendarat di Bandara Haluoleo Kendari pukul 17.00 WITA," demikian pengumuman melalui pengeras suara bandara yang disambut dengan suara 'huuuuuuu' ratusan penumpang.
Namun saat berita ini diturunkan pukul 17.00 WITA, pesawat pengganti dimaksud belum juga mendarat. Beberapa penumpang mengaku kecewa karena meski sudah lebih empat jam di ruang tunggu bandara, mereka belum mendapat pelayanan makan siang dari pihak Lion sesuai ketentuan yang berlaku.
"Saya sudah tiba di bandara ini sejak pukul 12.00 WITA untuk check-in, jadi sudah lima jam saya di sini dan belum mendapat makan siang atau makanan ringan dari Lion," ujar seorang penumpang.
Petugas Lion Air yang dihubungi di Bandara Haluoleo Kendari meminta maaf atas tertundanya penerbangan akibat gangguan teknis pada pesawat. "Mohon maaf pak, makan siangnya juga terlambat datang," ujar seorang staf Lion Air di Bandara Haluoleo.
Seorang warga yang sehari-hari melakukan kegiatan di ruang tunggu Bandara Haluoleo Kendari menyebutkan bahwa pesawat Boeing 737 seri 400 Lion Air itu sudah beberapa kali mengalami kerusakan teknis seperti itu. "Pernah juga pak rusak seperti itu dan nanti malam hari baru penumpang diberangkatkan ke Makassar," ujarnya.
Beberapa warga Kendari juga mempertanyakan mengapa Lion Air masih mengoperasikan pesawat Boeing 737 seri 400 pada rute Makassar-Kendari, padahal perusahaan penerbangan swasta terbesar di Indonesia itu sudah memiliki banyak pesawat baru jenis Boeing 737-900ER.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
HUKUM & HANKAM
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
SUMATERA SELATAN
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




