Sugapa Memanas, Pengantar Brigjen Polisi Ditembaki
Jumat, 25 September 2020 | 20:08 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Tim pengawal Wakapolda Papua Brigjen Mathius D Fakhiri yang sedang berada di Sugapa, Intan Jaya, ditembaki kelompok kriminal bersenjata (KKB). Seperti diketahui Wakaolda Papua tengah mengunjungi Sugapa terkait penembakan Pendeta Yeremias Zanambani.
Insiden ini terjadi di Kampung Bilogai Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya Jumat (25/9/2020) sekitar pukul 12.15 WIT tadi. Pelakunya adalah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
"Saat itu tim gabungan yang dipimpin oleh AKP Ferdinant Numberi dalam perjalanan pulang dari mengantar Wakapolda (ke bandara) ditembak dari arah kiri jalan oleh KKB," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal pada Beritasatu.com, Jumat malam.
Tim gabungan kemudian melakukan tembakan balasan kepada arah tembakan tersebut. Tim gabungan juga masih melakukan pengejaran terhadap kelompok tersebut.
Tidak ada korban jiwa dalam baku tembak antara tim gabungan dengan KKB. Untuk situasi saat ini telah aman dan kondusif pasca kejadian.
"Aparat gabungan TNI-Polri yang berada di Kabupaten Intan Jaya terus melakukan kegiatan Patroli. Kegiatan ini untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan yang dilakukan KKB," tambah Kamal.
Ia berhadap situasi ini dapat segera pulih dan tidak ada lagi kekerasan yang dilakukan kelompok tersebut baik kepada aparat TNI-Polri maupun kepada warga sipil.
"Kami mengajak seluruh warga yang berada di Kabupaten Intan Jaya untuk mari bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif," tambah Kamal.
Seperti diberitakan Sugapa terus memanas. Salah satunya terkait penembakan Pendeta Yeremias.
Aparat menyakini jika penembakan yang terjadi Minggu (20/9/2020) itu adalah perbuatan KKB. Namun, disisi lain, sejumlah pihak menyakini jika penembaknya adalah anggota TNI yang saat ini tengah menggelar pengejaran KKB di wilayah pedalaman Papua itu.
Untuk itu Wakapolda Papua ke lokasi untuk menyelidiki insiden ini. Belum dijelaskan apa hasil penyelidikan itu.
Belakangan ini eskalasi kekerasan di Sugapa memang naik. Dua orang anggota TNI dan tiga orang sipil—termasuk Pendeta Yeremias—tewas. Lalu seorang sipil juga mengalami luka bacok.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




