KKB Makin Berani di Sugapa, Tebar Teror Depan Kantor Bupati
Senin, 28 September 2020 | 14:05 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Polda Papua melansir jika Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Sugapa, Intan Jaya semakin berani. Mereka terus melakukan aksi teror terhadap aparat TNI/Polri dalam kurun waktu sepekan ini.
"Seminggu ini sudah dua kali KKB melakukan aksi teror yakni pada hari Rabu tanggal 23 September 2020 yang terjadi di dua tempat yakni di depan Kantor Bupati dan di Pasar Sugapa Kabupaten Intan Jaya," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal pada Beritasatu.com, Senin (28/9/2020).
Polda Papua juga mencatat dalam kurun waktu dua bulan terakhir eskalasi teror KKB di Sugapa memang meningkat termasuk terhadap warga sipil. Ada lima aksi kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia dan luka-luka.
BACA JUGA
TNI-Polri Buru KKB Intan Jaya
"Salah satunya yang saat ini tengah didalami oleh aparat TNI/Polri yakni penembakan terhadap Pendeta Yeremia Zanambani yang terjadi pada hari Sabtu tanggal 19 September lalu," imbuh Kamal.
Sedangkan, seperti diberitakan, insiden terakhir terjadi pada hari Jumat tanggal 25 September kemarin. Yakni saat mereka menembak aparat gabungan TNI/Polri yang dalam perjalanam pulang mengantar Wakapolda Papua.
"Kami sangat prihatin dengan aksi kebiadapan KKB dimana telah melakukan pelanggaran HAM, karena kehidupan warga negara yang ingin hidup damai dan sejahtera di tanah ini telah mereka ambil, dan apa yang mereka lakukm tersebut sudah tidak dapat ditolelir lagi," sambung Kamal.
Polisi menurut Kamal akan melakukan penegakkan hukum terhadap siapa saja yang melakukan tindakan kriminal, apalagi sampai menghilangkan nyawa seseorang.
Kehadiran TNI/Polri di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman sehingga masyarakat dapat melakukan aktivitas dengan aman dan nyaman tanpa adanya rasa takut atau teror yang dilakukan oleh KKB.
Seperti diberitakan Sugapa terus memanas. Salah satunya terkait penembakan Pendeta Yeremias.
Aparat menyakini jika penembakan yang terjadi adalah perbuatan KKB. Namun, disisi lain, sejumlah pihak menyakini jika penembaknya adalah anggota TNI yang saat ini tengah menggelar pengejaran KKB di wilayah pedalaman Papua itu.
Untuk itu Wakapolda Papua ke lokasi untuk menyelidiki insiden ini. Belum dijelaskan apa hasil penyelidilkan itu.
Belakangan ini eskalasi kekerasan di Sugapa memang naik. Dua orang anggota TNI dan tiga orang sipil—termasuk Pendeta Yeremias—tewas. Lalu seorang sipil juga mengalami luka bacok.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




