Unjuk Rasa Berlangsung Rusuh, Polisi Tangkap Dua Orang di Kendari

Selasa, 19 Februari 2013 | 15:57 WIB
FH
Penulis: Farouk Arnaz/ | Editor: FER
Ilustrasi kerusuhan.
Ilustrasi kerusuhan. (Antara)

Jakarta - Aparat Polres kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menangkap dua orang sebagai buntut pengrusakan tiga kendaraan yang terjadi pada Senin (18/2). Mereka terancam terkena pasal pidana pengerusakan dan pembakaran .

"Satu mobil polisi, satu mobil puskesmas, dan satu mobil pribadi jadi korban.  Yang mobil Puskesmas dirusak hingga terbakar. Dua orang itu berasal dari kelompok massa dari Aliansi Rakyat dan Mahasiswa (ARM) yang sebelumnya berdemo di DPRD Sultra," kata Kabag Penum Polri Kombes Agus Rianto di Mabes Polri Selasa (19/2).

Perwira menengah itu mengatakan, aksi demo itu pada awalnya berlangsung damai. Namun, situasi kemudian berkembang dan berubah menjadi kerusuhan masal.

Massa menuntut agar Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi membatalkan pelantikan Gubenur dan Wakil Gubernur Sultra, Nur Alam dan Saleh Lasata, karena terkait Penerbitan Pergub No. 08 Tahun 2010 Tentang Sumbangan Pihak Ketiga (SPK).

"Aksi demonya bermula pukul 11.00 Wita. Jumlahnya sekitar 500 orang. Mereka ini sudah diterima Komisi I DPRD Sultra dan dijelaskan  pemasalahannya. Sekitar pukul  13.00 Wita massa pulang dan saat inilah ada sebagian massa yang merusak ketiga mobil dan pos polisi yang berada di lintasan mereka," bebernya.

Akibat kericuhan yang terjadi sepanjang aksi hari itu membuat Kendari sempat mencekam. Saat ini  kondisi dilaporkan sudah kondusif.

Aksi unjuk rasa ini merupakan lanjutan dari aksi pada Kamis (14/2) dimana massa juga mendatangi DPRD Sultra dan meminta KPK untuk segera mengusut dugaan pungutan liar dan sumbangan pihak ketiga (SPK) yang dilakukan Nur Alam. Kasus pemungutan ini mereka sebut NA-Gate.

Ini adalah masa jabatan periode kedua untuk Nur Alam yang sebelumnya memenangkan sengketa Pilkada di Mahkamah Konsitusi.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam pelantikan tersebut seperti Wakil Ketua DPD RI Laode Ida, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, dan Gubernur Sulteng Longky Janggola.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon