ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jenazah Korban Penembakan KKB Diterbangkan ke Sulsel

Kamis, 23 Maret 2023 | 15:55 WIB
RL
FS
Penulis: Rafael Lodar | Editor: FFS
Jenazah Irwan, tukang ojek yang tewas ditembak KKB di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah dievakuasi ke Timika, Papua. 
Jenazah Irwan, tukang ojek yang tewas ditembak KKB di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah dievakuasi ke Timika, Papua.  (istimewa)

Timika, Beritasatu.com - Jenazah Irwan, tukang ojek yang tewas ditembak KKB di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah telah dievakuasi ke Timika untuk kemudian diterbangkan ke Sulawesi Selatan.

Hal ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo saat memberikan keterangan pers, Kamis (23/3/2023).

Jenazah korban penembakan KKB dievakuasi menggunakan pesawat Cessna 208B Grand Caravan AMA/PK-RKB dengan pilot Kapten Darma Sertiadi yang dikawal oleh aparat gabungan beserta keluarga korban.

"Korban diketahui meninggal dunia akibat luka tembak senjata api genggam yang dialaminya tepatnya di bagian dada sebelah kanan hingga menembus punggung bagian tengah ditembak menggunakan senjata api genggam," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Ignatius Benny menambahkan Irwan saat ini telah tiba di Timika dan sedang menjalani proses pemulasaran di RSUD Kabupaten Mimika.

"Jenazah korban rencananya hari ini akan dikirim ke kampung halamannya untuk dimakamkan yakni di Desa Laikang, Kecamatan Ma'rang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan menggunakan pesawat Batik Air," terangnya.

Sementara itu Bupati Puncak, Willem Wandik mengatakan, Pemkab Puncak akan mengantar atau memulangkan korban ke kampung halaman, serta memberikan santunan kepada keluarga.

Wandik juga mengatakan akibat dari kasus penembakan yang sudah berulang kali berlangsung mengakibatkan kerugian dan dampak negatif bagi daerah.

Dikatakan, Pemkab Puncak tidak dapat menjalankan agenda negara dan pemerintahan lantaran kasus penembakan yang terus berulang. Selain itu, kepentingan publik menjadi macet dan pada akhirnya tertinggal. Selama masih ada kelompok yang membawa senjata yang membuat Puncak tidak aman.

Untuk itu ia berharap, kelompok yang membawa senjata untuk dapat menyerahkan senjatanya kepada pemerintah. Pemerintah, katanya, dapat memberikan pengampunan atas nama negara.

"Saya sudah sampaikan kenapa bawa senjata di luar rumah, kalau mereka serahkan kepada kami, maka kami ampuni dia atas nama negara, lalu berikan dia kerja agar tenang di rumah," jelasnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Satgas Damai Cartenz Lumpuhkan Anggota KKB di Timika

Satgas Damai Cartenz Lumpuhkan Anggota KKB di Timika

NUSANTARA
Kontak Tembak di Yahukimo, Menko Polkam: Situasi Aman

Kontak Tembak di Yahukimo, Menko Polkam: Situasi Aman

NUSANTARA
Melawan Saat Ditangkap, DPO Anggota KKB Tewas Didor di Puncak Jaya

Melawan Saat Ditangkap, DPO Anggota KKB Tewas Didor di Puncak Jaya

NUSANTARA
Papua Tengah Memanas, Pemda Minta KKB Hentikan Aksi

Papua Tengah Memanas, Pemda Minta KKB Hentikan Aksi

NUSANTARA
Trauma Operasi Aparat, Warga 3 Kampung di Tambrauw Mengungsi ke Hutan

Trauma Operasi Aparat, Warga 3 Kampung di Tambrauw Mengungsi ke Hutan

NUSANTARA
KKB Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Ditangkap

KKB Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Ditangkap

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon