Cegah Kecelakaan, Pemudik yang Lelah Diimbau Manfaatkan 25 Titik Rest Area
Senin, 24 April 2023 | 11:13 WIB
Surabaya, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengimbau kepada seluruh pemudik yang akan balik melakukan perjalanan via tol panjang senantiasa waspada terhadap human error yang dapat berakibat kecelakaan. Untuk itu, di momen arus balik ini pihaknya mengajak para pemudik untuk memanfaatkan rest area yang tersedia di sepanjang jalan tol di Jawa Timur.
Gubernur perempuan pertama di Jatim itu menyebut ada 25 titik rest area di sepanjang tol Jawa Timur yang dapat dimanfaatkan pemudik, guna melepas penat dan beristirahat sejenak menghilang rasa kantuk.
"Untuk yang akan balik melalui jalur darat via tol panjang, kalau dirasa badan sudah lelah, capek atau ngantuk segera menepi untuk istirahat dulu. Manfaatkan rest area yang tersedia," kata Khofifah dalam keterangannya, dikutip Senin (24/4/2023).
"Banyak sekali alternatif rest area yang bisa digunakan, ada 25 titik di sepanjang jalan tol di Jawa Timur," tuturnya.
Diantaranya rest area di tol lintas utara Jatim atau Surabaya-Gresik ada di KM 14/A. Kemudian di tol lintas timur Jatim atau yang melalui Surabaya-Sidoarjo-Gempol-Pasuruan-Probolinggo-Leces ada di beberapa area. Yaitu di area KM 754/A, KM 753/B, KM 819/A, Rest area KM 833/A, KM 819/B, dan KM 833/B.
Di tol lintas selatan atau yang melewati Surabaya-Sidoarjo-Pandaan-Lawang-Singosari-Pakis-Malang juga ada sejumlah rest area seperti di KM 66/A, KM 84/A, KM 66/B, KM 84/B.
Lalu di tol lintas barat Jatim atau yang melintasi Surabaya-Mojokerto-Jombang-Nganjuk-Madiun-Ngawi ada lebih banyak rest area. Antara lain di KM 575/A, KM 626/A, KM725/A, KM 575/B, KM 626/B, KM 726/B. Juga di rest area KM 597/A, KM 678/A, KM 695/A, KM 792/A, KM 597/B, KM 678/B, KM 695/B, KM 792/B.
Gubernur Jatim menjelaskan, faktor kesehatan dan kondisi tubuh yang prima dari masing-masing pemudik sangat berpengaruh terhadap keselamatan pemudik. Oleh sebab itu ia meminta kepada para pemudik untuk lebih mengutamakan istirahat daripada meneruskan perjalanan jika tubuh sudah mulai capek dan mengantuk.
"Keinginan untuk bertemu sanak saudara dan orang tua tentu besar tetapi keselamatan pemudik juga menjadi hal yang sangat penting, capek dan ngantuk bisa menjadi faktor utama terjadinya kecelakaan," jelasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




