Sekongkol dengan TNI Gadungan, Polisi Tipu Polisi di Baubau Sultra
Sabtu, 3 Juni 2023 | 15:29 WIB
Baubau, Beritasatu.com - Kasus polisi tipu polisi terjadi di Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra). Aiptu La Ode Maju ditipu senilai Rp 60 juta oleh Iptu Abdul Wahab yang bekerja sama dengan TNI gadungan.
TNI gadungan akhirnya diketahui merupakan seorang aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Kesbangpol Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara.
Kasus polisi tipu polisi itu berawal saat Aiptu La Ode Maju ingin memindahkan anaknya yang merupakan prajurit TNI yang semula bertugas di Makassar ke Kodim 1413 Buton.
Aiptu La Ode Maju ini pun diajak rekannya sesama polisi Iptu Abdul Wahab untuk menemui Yul Haidir yang mengaku perwira TNI berpangkat letnan kolonel dan memiliki orang dalam di Mabes TNI AD.
TNI gadungan ini meminta uang Rp 60 juta sebagai biaya pengurusan kepindahan dinas anak Aiptu La Ode Maju ke Kodim Buton. Uang Rp 60 juta pun ditransfer Aiptu La Ode Maju ke rekening pelaku secara bertahap.
"Saya transfer selama 3 hari berturut-turut Rp 60 juta. Dia menjanjikan akan memindahkan anakku lewat Mabes TNI karena punya kenalan," kata Aiptu La Ode Maju.
Aiptu La Ode Maju dijanjikan anaknya akan dimutasi dari Makassar ke Kodim 1413 Buton pada 20 Maret 2023. Namun, hingga kini anaknya tak kunjung dipindahtugaskan.
Lantaran merasa tertipu, Aiptu La Ode Maju mendatangi Polres Baubau untuk melaporkan Iptu Abdul Wahab dan TNI gadungan yang ternyata ASN Kesbangpol bernama Yul Haidir.
Dalam laporannya, Aiptu La Ode Maju membawa serta alat bukti transfer ke rekening pelaku dan foto wajah perwira polisi dan TNI gadungan tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




