Kapolda Papua Tegaskan Tidak Ada Permintaan Rp 5 Miliar untuk Bebaskan Pilot Susi Air
Senin, 10 Juli 2023 | 16:38 WIB
Jayapura, Beritasatu.com - Kapolda Papua Irjen Polisi Mathius D Fakhiri membenarkan pernyataan Egianus Kogoya yang menegaskan tidak pernah meminta uang tebusan Rp 5 Miliar untuk membebaskan Pilot Susi Air, Capten Philips Mark Marthenz.
"Saya kan pernah menyampaikan ke teman-teman wartawan jangan dipelesetkan. Saya sampaikan bahwa Egianus dan kelompoknya tidak pernah meminta uang itu," ungkap Irjen Fakhiri di Jayapura, Senin (10/7/2023).
Kapolda menjelaskan dirinya yang menawarkan opsi pemberian uang untuk membebaskan kapten Philips. "Jadi dua hari paska-penyanderaan kapten Philips, saya ke Timika dan bertemu dengan Pj Bupati, Ketua DPR Nduga," katanya.
Menurut Fakhri saat rapat tersebut dirinya berharap agar Pj Bupati Nduga saat itu bisa menyampaikan kepada tim negoisasi soal tawaran tersebut kepada Egianus.
"Jadi saya bilang saat itu, kalau mereka membutuhkan uang yang penting tidak lebih dari Rp 5 miliar, ya pemerintah siapkan saja. Yang penting pilot ada pada kami, dan uang dikasih ke mereka. Karena kita tidak ingin ada dampak lagi dari penyanderaan itu. Jadi apa yang dibilang Egianus itu benar, mereka enggak pernah minta uang," bebernya.
Sebelumnya beredar video di media sosial berdurasi 2 menit 2 detik terkait pernyataan dari Egianus Kogoya yang mengaku tak pernah meminta uang tebusan untuk membebaskan pilot Susi Air.
"Kami tegaskan bila kami kogab III Nduga Derakma tidak pernah meminta uang (tebusan) sebesar 5 Miliar, Saya tangkap pilot hanya untuk merdeka," ungkap Egianus dalam video yang diterima Beritasatu.com, Sabtu (8/7/2023).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




