ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Warga Kota Kediri Gelar Kirab Gunungan agar Sumber Air Tidak Mengering

Minggu, 26 November 2023 | 20:57 WIB
MM
MF
Penulis: Moh. Muajijin | Editor: DIN
Warga Kelurahan Tempurejo, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri menggelar sedekah bumi, Minggu, 26 November 2023.
Warga Kelurahan Tempurejo, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri menggelar sedekah bumi, Minggu, 26 November 2023. (Beritasatu.com/Moh. Muajijin)

Kediri, Beritasatu.com - Warga Kelurahan Tempurejo, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri  menggelar sedekah bumi, Minggu (26/11/2023). Sedekah bumi itu sebagai rasa syukur agar sumber mata air tidak mengering selama musim kemarau berkepanjangan

Ada belasan gunungan yang berisi aneka hasil bumi dalam acara ritual sedekah bumi. Selain sebagai wujud syukur, sedekah bumi juga pengharapan agar hujan segera turun.

Kirab tumpeng diawali dari rumah salah satu tokoh desa, kemudian menuju lokasi wisata Sumber Banteng. Ratusan warga yang sudah menunggu tanpa dikomando langsung berebut gunungan tumpeng aneka hasil bumi.

ADVERTISEMENT

Tidak jarang anak-anak atau orang tua yang terjatuh karena berdesak-desakan untuk berebut gunungan tumpeng aneka hasil bumi. Mereka berkeyakinan akan mendapatkan berkah jika memperoleh buah atau sayur-sayuran.

"Tadi ikut berebut tumpeng agar seru saja. Tadi kami sekeluarga mendapatkan aneka buah-buahan yang nantinya akan kita nikmati bersama-sama," kata Suryanto, salah seorang warga.

Warga lainnya juga terpaksa saling dorong dengan warga lainnya, agar bisa mendapatkan aneka buah dan sayur. "Tadi terpaksa kita saling dorong dengan warga lainnya. Karena jika tidak begitu kita tidak akan kebagian. Tadi saya mendapatkan aneka sayuran," ujar Lia, warga lainnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Desa Tempurejo Sudarsono mengatakan, ritual sedekah bumi ini sebagai wujud syukur kepada Tuhan agar mata air Sumber Banteng tidak kering selama musim kemarau, juga untuk menarik wisata.

"Makna dengan ritual sedekah bumi ini sebagai wujud syukur kepada Tuhan, atas hasil bumi yang menggantungkan irigasi dari sumber air Banteng, juga untuk melestarikan mata air agar tidak kering," kata Sudarsono.

Selain sebagai simbol rasa syukur, acara digelar di atas sumber air Banteng ini juga untuk melestarikan budaya lokal yang saat ini mulai terkikis oleh zaman.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Tradisi Tahunan Banjarnegara, Ribuan Warga Serbu Gunungan Hasil Bumi

Tradisi Tahunan Banjarnegara, Ribuan Warga Serbu Gunungan Hasil Bumi

JAWA TENGAH
Meriah, Warga Gresik Berebut Gunungan Ruwatan Jelang Ramadan

Meriah, Warga Gresik Berebut Gunungan Ruwatan Jelang Ramadan

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon