ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Setelah Pemilu 2024, 38 Petugas KPPS di Balikpapan Dirujuk ke Rumah Sakit

Kamis, 15 Februari 2024 | 19:07 WIB
FA
TE
Penulis: Fuad Iqbal Abdullah | Editor: TCE
Ketua KPPS di TPS 54 Kelurahan Klandasan Ilir, Rohani (37) saat dirawat di RSUD Beriman, Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis 15 Februari 2024.
Ketua KPPS di TPS 54 Kelurahan Klandasan Ilir, Rohani (37) saat dirawat di RSUD Beriman, Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis 15 Februari 2024. (Beritasatu.com/Fuad Iqbal)

Balikpapan, Beritasatu.com - Setelah Pemilu 2024, puluhan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit.

Mereka mengalami kelelahan seusai menyelesaikan pemungutan dan penghitungan suara yang berlangsung selama lebih dari 24 jam. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, setidaknya ada lebih dari 30 orang petugas KPPS yang dilaporkan sakit akibat kelelahan setelah pelaksanaan Pemilu 2024 kemarin.

Dari jumlah tersebut, sebagian besar menderita sakit ringan. Namun, data sementara menunjukkan, ada 8 orang petugas KPPS yang terpaksa harus dirujuk rumah sakit untuk menjalani rawat inap.

ADVERTISEMENT

Seluruhnya telah dipastikan mendapatkan penanganan medis di sejumlah rumah sakit, di antaranya RSUD Beriman, RSUD Kanjudjoso Djatiwibowo, dan juga RS Balikpapan Baru.

Merespons hal itu, Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud bersama petugas dari Dinas Kesehatan setempat, langsung menjenguk sejumlah petugas KPPS yang dirawat di beberapa rumah sakit setelah Pemilu 2024 di Kota Balikpapan, Kamis (15/2/2024) siang.

Rahmad menyebut hampir seluruh petugas yang sakit disebabkan karena kelelahan. Seperti yang dialami oleh Ketua KPPS di TPS 54 Kelurahan Klandasan Ilir, Rohani (37). Setelah mendapat perawatan, Rohani dalam waktu dekat sudah boleh kembali pulang ke rumahnya.

“Alhamdulillah tidak ada yang sakit berat, sakit ringan karena kelelahan. Tadi Ibu Rohani juga sudah bisa pulang hari ini,” kata Rahmad kepada Beritasatu.com.

Menurutnya, tim medis dari masing-masing puskesmas di setiap kelurahan, memang telah diminta untuk sigap menangani petugas KPPS yang sakit. Hal ini guna mencegah agar tidak ada petugas KPPS yang meninggal dunia akibat terlambat mendapatkan pertolongan.

Rahmad juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh masyarakat Balikpapan, yang telah berhasil melaksanakan Pemilu 2024 dengan damai dan kondusif. Ia pun berharap presiden yang terpilih nanti bisa membawa kemajuan bagi Indonesia di masa yang akan datang.

“Alhamdulillah kondusif, aman dan damai. Kita juga sudah sama-sama tahu, berdasarkan hitung cepat siapa presiden yang terpilih. Namun, siapa pun presidennya, semoga bisa membawa kemajuan bagi bangsa ini," pungkas Rahmad.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon