Satlantas Polda Jatim Berhasil Tekan Angka Laka Lantas hingga 50 Persen
Rabu, 10 April 2024 | 18:48 WIB
Surabaya, Beritasatu.com - Masa Operasi Ketupat Semeru yang dilakukan Polda Jatim hingga saat ini mampu menurunkan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) mencapai 45 hingga 50 persen.
Berdasarkan data terbaru, jumlah kecelakaan lalu lintas di Jatim mencapai 252 kasus dengan 16 orang meninggal dunia. Jumlah ini menurun drastis lantaran di tahun lalu korban meninggal dunia mencapai 67 orang.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Sebut Ribuan Kendaraan Langgar Ganjil Genap Selama Arus Mudik
"Alhamdulillah kita bisa menekan hingga 50 persen dibandingkan tahun lalu. Inilah yang diharapkan kepada masyarakat. Kepatuhan terhadap undang-undang berlalu lintas, kepatuhan terhadap imbauan dari petugas, ini untuk kepentingan bersama," jelas Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jatim, Kombes Pol Komarudin, Rabu (10/4/2024).
Hingga saat ini, lanjut Komarudin, ranking terbanyak kecelakaan terjadi paling banyak di Pasuruan, dengan 16 kejadian kecelakaan dengan 1 orang meninggal dunia.
"Sedangkan tingkat fatalitas kecelakaan tertinggi, yaitu di Ngawi, dengan 14 kejadian dan 5 orang meninggal dunia," terangnya.
Dirlantas Polda Jatim juga menyebut sampai saat ini di wilayah Jawa Timur belum terdapat ruas jalan yang mengalami kemacetan panjang, baik tol maupun arteri. Meski begitu pada puncak arus mudik kemarin sempat terjadi perlambatan.
Pada H+ Lebaran nanti, Operasi Ketupat Semeru 2024 ini akan berfokus pada pengamanan tempat wisata, termasuk jalur trouble spot di sejumlah ruas jalan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




