ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Akses Rusak Parah, Pemkab Aceh Tenggara Percepat Pemulihan Pascabanjir

Kamis, 11 Desember 2025 | 10:06 WIB
A
HH
Penulis: Almujawadin | Editor: HP
Pemkab Aceh Tenggara mempercepat pemulihan pascabanjir yang merusak jalan dan jembatan.
Pemkab Aceh Tenggara mempercepat pemulihan pascabanjir yang merusak jalan dan jembatan. (Beritasatu.com/Almujawadin)

Kutacane, Beritasatu.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tenggara terus mempercepat proses pemulihan pascabanjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di kabupaten tersebut dua pekan lalu. Bencana ini memporak-porandakan berbagai fasilitas umum, termasuk jalan penghubung dan jembatan utama yang vital bagi mobilitas warga.

Kepala Dinas PUPR Aceh Tenggara, Sadli mengungkapkan, terdapat empat jembatan rangka baja mengalami kerusakan parah, ditambah sembilan jembatan gantung yang selama ini menjadi jalur penghubung menuju perkebunan warga turut terdampak.

“Selain jalan, terdapat ruas jalan penghubung antardesa, kecamatan, bahkan jalan nasional antarkabupaten ikut amblas tergerus derasnya arus sungai,” ungkap Sadli.

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan, seluruh data yang dihimpun merupakan hasil pantauan dan perhitungan tim teknis di lapangan. Hingga kini, proses pendataan masih berjalan untuk memastikan skala kerusakan dan taksiran kerugian secara menyeluruh.

“Perhitungan sementara total kerugian untuk perbaikan dan pemulihan infrastruktur negara harus menyiapkan anggaran berkisar Rp 500 miliar,” disampaikannya.

Lebih lanjut, Sadli menegaskan, kerusakan infrastruktur di Aceh Tenggara tergolong sangat masif. Kondisi ini membuat pemkab tidak mampu melakukan pemulihan secara mandiri karena keterbatasan anggaran daerah.

Pemkab Aceh Tenggara berharap adanya dukungan tambahan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh maupun pemerintah pusat agar fasilitas umum yang rusak dapat segera diperbaiki dan kembali digunakan masyarakat.

Hingga kini, sejumlah akses jalan masih tertutup dan belum dapat dilalui kendaraan. Tim teknis terus bekerja untuk membuka jalur darurat guna mendukung mobilitas warga dan memastikan distribusi logistik tetap berjalan.

Upaya pemulihan juga mencakup perbaikan tanggul yang jebol, pembersihan material banjir, seperti kayu dan lumpur, serta normalisasi aliran sungai guna mencegah bencana susulan. Pemkab Aceh Tenggara menegaskan percepatan pemulihan menjadi prioritas agar aktivitas warga dapat kembali normal dalam waktu secepat mungkin.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

6 Bulan Pascabencana, 12 Sekolah di Aceh Tengah Masih Belajar di Tenda

6 Bulan Pascabencana, 12 Sekolah di Aceh Tengah Masih Belajar di Tenda

NUSANTARA
Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatera Ditargetkan Tuntas 2027

Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatera Ditargetkan Tuntas 2027

NASIONAL
Huntap Korban Banjir Aceh Siap Dibangun di 71 Lokasi

Huntap Korban Banjir Aceh Siap Dibangun di 71 Lokasi

NUSANTARA
Mualem Sebut Aceh Butuh Dana Rp 40 T untuk Pemulihan Pascabencana

Mualem Sebut Aceh Butuh Dana Rp 40 T untuk Pemulihan Pascabencana

NUSANTARA
BNPB Minta Huntara Korban Banjir Aceh Tamiang Rampung dalam 5 Hari

BNPB Minta Huntara Korban Banjir Aceh Tamiang Rampung dalam 5 Hari

NASIONAL
Pembangunan 28.972 Huntap Korban Banjir Aceh, Sumut-Sumbar Dipercepat

Pembangunan 28.972 Huntap Korban Banjir Aceh, Sumut-Sumbar Dipercepat

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon