Bupati Dogiyai Yakobus Dumupa: Klemen Tinal Pemimpin Hebat
Minggu, 23 Mei 2021 | 08:09 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Bupati Dogiyai Yakobus Dumupa atas nama pemerintah dan masyarakat Dogiyai, Provinsi Papua menyampaikan duka yang mendalam atas berpulangnya Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal. Yakobus Dumupa menilai Klemen Tinal merupakan sosok yang rendah hati dan seorang pemimpin hebat yang telah banyak membawa kemajuan bagi pembangunan masyarakat Papua.
"Atas nama pemerintah dan masyarakat Dogiyai, saya menyampaikan duka mendalam atas berpulangnya Wakil Gubernur Papua Bapak Klemen Tinal. Pemerintah dan masyarakat Dogiyai sungguh kehilangan sosok seorang pemimpin bersahaja tanah Papua dan politisi rendah hati," ujar Bupati Dogiyai Yakobus Dumupa dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (22/5/2021).
Bupati Dogiyai Yakobus Dumupa yang juga mantan anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) mengatakan, Klemen Tinal adalah tipikal pekerja keras yang ditempa kerasnya alam pegunungan Papua. Klemen Tinal, kata Bupati Dumupa, adalah sosok rendah hati yang lebih cepat tergerak hatinya membantu warga masyarakat di Papua yang mengalami kesulitan dalam hidup.
"Beliau juga sosok yang tak mudah patah semangat dalam bekerja namun senantiasa menyemangati orang lain untuk bekerja keras dan maju membangun tanah Papua. Pantang menyerah. Tak pernah mengeluh atas berbagai persoalan yang dihadapi daerahnya, Mimika bahkan setelah beliau terpilih menjadi wakil gubernur mendampingi Bapak Gubernur Lukas Enembe. Semangat berorganisasi yang dimiliki hingga mendapat kepercayaan hingga tingkat nasional merupakan legasi bagi kami pemerintah dan masyarakat di kampung-kampung. Kami sungguh merasa kehilangan kaka Klemen Tinal," lanjut Bupati Dumupa.
Bupati Dumupa mengatakan, nama Klemen Tinal mungkin perlu dipertimbangkan Pemerintah Provinsi Papua maupun Pemerintah Kabupaten Mimika untuk diabadikan sebagai nama jalan utama di Jayapura atau Timika. "Hal ini penting mengingat Klemen Tinal memiliki sejarah panjang pengabdian bagi Mimika dan Papua sebagai pemimpin bertangan dingin," kata Bupati Dumupa, lulusan Magister Ilmu Pemerintahan Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD) "APMD" Yogyakarta.
Menurut Dumupa, banyak hal yang diteladani dari sosok Klemen Tinal. Almahrum memiliki visi kepemimpinan yang jauh ke depan, tak hanya untuk Papua namun juga Indonesia. Ia juga sosok yang ringan tangan dan dermawan bila melihat orang-orang di kampungnya susah. Banyak rumah ibadah dan sekolah ia bantu dengan uang pribadi karena lama mengabdi sebagai buruh di sejumlah perusahaan di wilayah Mimika dan sekitarnya.
"Ayahnya adalah seorang gembala yang rendah hati. Perhatian sang orang tua terkait pendidikan anak-anaknya, termasuk Klemen Tinal, sangat tinggi. Sejumlah anggota keluarga besar Klemen Tinal adalah pekerja keras dan sukses di bidangnya. Ini adalah warisan yang tentu menjadi modal bagi generasi muda tanah Papua untuk maju mengurus tanah Papua di berbagai bidang tugas dan pengabdian," ujar Bupati Dumupa.
Dimakamkan di Kampung Halaman
Klemen Tinal, mantan Bupati Mimika dua periode itu, meninggal dunia di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/5/2021), sekitar pukul 04.00 WIB. Jenazah Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Papua itu kemudian disemayamkan di ruang duka RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, dan selanjutnya pada Sabtu (22/5/2021) pagi, diberangkatkan ke Papua untuk dimakamkan di kampung Karya Kencana, Distrik Kuala Kencana, Kota Timika, Kabupaten Mimika.
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari daerah pemilihan (dapil) Timika, Kabupaten Mimika, Papua Herlina Murib menjelaskan, jenazah Wakil Gubernur Papua Bapak Klemen Tinal masih berada di Jayapura, dan pada Minggu (23/5/2021) diberangkatkan ke Timika.
"Setelah diterima oleh Pemerintah Kabupaten Mimika dengan upacara kedinasan, selanjutnya jenazah akan dimakamkan di tanah keluarga di kampung Karya Kencana, tak jauh dari Kantor Bupati Mimika," ujar Herlina Murib, Sabtu.
Menurut Herlina, Klemen Tinal adalah pemimpin besar yang dimiliki tak hanya di kampung halaman Mimika namun juga Papua. "Kami kehilangan seorang pemimpin besar. Pak Klemen Tinal adalah sosok pemimpin yang lahir dari keluarga sederhana, seorang pekerja keras dan panutan masyarakat," katanya.
Herlina mengatakan, saat ini warga di seluruh kabupaten di wilayah tanah Papua merasakan sangat kehilangan seorang pemimpin rendah hati dan pekerja keras. "Saat ini masyarakat menungguh dengan sabar kedatangan jenazah Almahrum meski sudah tak bernyawa," kata Herlina, senator perempuan asal Papua yang sudah mengemban tugas selama dua periode di Gedung DPD RI Senayan, Jakarta.
Klemen Tinal lahir di Kampung Beoga, Mimika, Papua pada 23 Agustus 1970. Dari pernikahan dengan Yolanda Tinal, mereka dikaruniai tiga anak yaitu Lidia Natalia Tinal, William Tinal, dan Daud Salomon Tinal.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




