ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Panglima TNI Diharapkan Fasilitasi Pertemuan Ulama dan TNI AD

Jumat, 4 Februari 2022 | 10:58 WIB
CF
CP
Penulis: Chairul Fikri | Editor: PAAT
Ketua Rekat Indonesia Raya, Eka Gumilar.
Ketua Rekat Indonesia Raya, Eka Gumilar. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Rekat Indonesia Raya Eka Gumilar berharap Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa memfasilitasi pertemuan antara jajaran petinggi TNI Angkatan Darat (AD) dan ulama. Pertemuan kedua belah pihak sangat penting dalam menjunjung tali silaturahmi untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

"Karena pertahanan yang kuat sebuah negara adalah bersatunya antara ulama dan umara," kata Eka dalam keterangannya, Jumat (4/2/2022).

Baca Juga: Kasad: Tiga Oknum TNI Terlibat Tabrakan di Nagreg Layak Dipecat

Pernyataan Eka ini merupakan tanggapan ketika ditanya perihal Koalisi Ulama, Habib, dan Pengacara Anti-Penodaan Agama yang melaporkan Kepala Staf TNI AD (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman ke Pusat Polisi Militer TNI AD (Puspomad).

ADVERTISEMENT

Eka optimistis jika Panglima TNI memfasilitasi pertemuan sebagai forum silaturahmi, maka hal itu bakal membawa keberkahan dan manfaat bagi umat. "Sebaiknya semua pihak difasilitasi, termasuk Jenderal Dudung agar kembali harmonis. Tiang penyangga negara ini ya TNI dan ulama, kalau keduanya enggak harmonis, bahaya bangsa ini," ujar Eka.

Eka juga berharap kepada semua pihak untuk bersikap sabar dan menempuh jalur tabayun terlebih dahulu ketimbang langsung menempuh jalur hukum.

Baca Juga: Tindakan Tegas Panglima TNI terhadap Oknum Diapresiasi

"Menurut saya akan lebih bijak kita lihat tujuannya, tidak hanya fokus kepada kesalahannya. Bukankah pak Dudung menyampaikan beliau ketika berdoa dalam bahasa Indonesia, doanya doa kebaikan ingin menolong orang lain. Mungkin cara penyampaian pak Dudung dapat menimbulkan salah tafsir, tetapi jangan lupa dilihat tujuannya beliau juga baik. Yang salah itu kalau kita tidak pernah berdoa," katanya.

"Kita juga berharap semua pihak menjunjung persatuan dan kesatuan bangsa dan mengantisipasi potensi pemecah belahan bangsa. Karena kita tujuannya sama ingin merekatkan dan menyejukkan semua pihak, agar bangsa ini terus damai dan nyaman," imbuhnya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kasus Andrie Yunus, Komnas HAM Sudah 2 Kali Panggil Panglima TNI

Kasus Andrie Yunus, Komnas HAM Sudah 2 Kali Panggil Panglima TNI

NASIONAL
Panglima TNI: Mayor Zulmi Prajurit Terbaik yang Selalu Dapat Reward

Panglima TNI: Mayor Zulmi Prajurit Terbaik yang Selalu Dapat Reward

NASIONAL
Begini Suasana Upacara Pemakaman Militer Mayor Zulmi di TMP Cikutra

Begini Suasana Upacara Pemakaman Militer Mayor Zulmi di TMP Cikutra

NASIONAL
Juara 1 Hafal Al-Quran di Libia, Pratu Nawawi Naik Pangkat Luar Biasa

Juara 1 Hafal Al-Quran di Libia, Pratu Nawawi Naik Pangkat Luar Biasa

NASIONAL
Amankan Mudik 2026, TNI Kerahkan 105.365 Prajurit dan 3.501 Alutsista

Amankan Mudik 2026, TNI Kerahkan 105.365 Prajurit dan 3.501 Alutsista

NASIONAL
Alasan Panglima TNI Tetapkan Siaga 1

Alasan Panglima TNI Tetapkan Siaga 1

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon