Hadiri Sedekah Bumi, Wali Kota Semarang Titip Pesan Jaga Lingkungan
Minggu, 12 Juni 2022 | 22:40 WIB
Semarang, Beritasatu.com - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengajak masyarakat untuk hidup saling menghormati, khususnya dengan tetangga di lingkungan sekitar. Hendrar Prihadi menegaskan pentingnya sikap saling menghormati antarwarga untuk dapat menciptakan lingkungan yang kondusif.
Hal itu disampaikan Hendrar Prihadi saat menghadiri acara sedekah bumi di Dusun Ampel Gading, Kecamatan Gunungpati, Sabtu (11/6/2022).
"Pesan saya, dalam sebuah kehidupan hal yang paling utama adalah bagaimana kita saling menghormati, dengan tetangga paling utama lalu dengan saudara. Saling menghormati karena apa pun itu panjenengan punya kegiatan pasti tetangga akan membantu, jika kesulitan juga akan dibantu tetangga," ungkap Hendi sapaan akrab Hendrar Prihadi.
Baca Juga: Pemerintah Belanda Bantu Penanganan Banjir Rob di Semarang
Hendi mengatakan, sikap saling menghormati dan kompak dengan tetangga dan kampung, cita-cita untuk hidup nyaman di Kota Semarang akan dikabulkan Allah.
"Terus jaga wilayah ini dengan baik dan kondusif karena jika kondisi lingkungan kondusif pembangunan akan lebih cepat agar Semarang semakin hebat," kata Hendrar Prihadi.
Pada kesempatan tersebut, Hendi juga mengucapkan terima kasih kepada warga Dusun Ampel Gading yang terus melestarikan tradisi sedekah bumi sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT.
"Bahwa selama ini di saat sulit karena ada corona, semuanya khususnya warga Ampel Gading tetap eksis tetap sehat bisa mencari rezeki," ungkapnya.
Sedekah bumi rutin dilakukan dalam rangka wujud rasa syukur masyarakat atas hasil panen durian, jagung, ketela, rambutan yang setiap tahun terus mengalami peningkatan. Kegiatan ini menjadi penting untuk terus diselenggarakan karena memberikan banyak dampak positif terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.
Baca Juga: Taj Yasin Maimoen: Perempuan Harus Pintar Didik Anak
Hendi juga tidak lupa mengajak warga masyarakat untuk terus mengingat akan sejarah.
"Mari kita selalu ingat akan kata Jasmerah, jangan lupa akan sejarah, Kiai Ampel Gading bisa meninggalkan keturunannya dan lingkungannya dengan baik sampai sekarang kita rawat," tuturnya.
"Maka kita menghormati beliau dengan dibuatlah pengajian akbar, Insya Allah husnul khatimah. Mudah-mudahan seluruh warga di sini bisa hidup semakin baik, semakin kompak untuk Semarang yang semakin hebat," imbuh Hendrar Prihadi.
Hendi menjelaskan dalam kehidupan harus seimbang antara doa dan ikhtiar.
"Harus seimbang antara doa dan usaha bahwa Allah memberikan cobaan kepada kita karena Allah yakin bahwa kita mampu mengatasi cobaan tersebut lewat ikhtiar panjenengan," ungkapnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




