Belum Sesuai PP Tunas, Komdigi: Ada Celah pada Kebijakan Global Roblox
Selasa, 14 April 2026 | 17:23 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah menilai platform gim online Roblox belum sepenuhnya patuh terhadap aturan dalam PP Tunas. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyebut beberapa fitur pada platform Roblox belum sesuai dengan regulasi itu, meski telah melakukan sejumlah pembaruan fitur secara global.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengakui Roblox telah melakukan pengubahan pengaturan (setting adjustment) berdasarkan kebijakan kantor pusatnya di Amerika Serikat. Pembaruan itu dilakukan sebagai bagian dari upaya kepatuhan terhadap pembatasan akses media sosial dan gim bagi anak-anak di Indonesia.
"Kami mencatat baik bahwa ada perubahan besar yang dilakukan oleh Roblox. Namun demikian, meskipun ini adalah kebijakan global, kami mengingatkan untuk juga tetap mengikuti aturan yang berlaku di Indonesia melalui PP Tunas dalam hal indikasi risiko tinggi," kata Meutya dalam konferensi pers pada Selasa (14/4/2026).
Mantan anggota Komisi I DPR itu menyebut pihaknya menemukan celah keamanan (loophole) yang tidak sesuai dengan keharusan dalam PP Tunas. Temuan itu dianggap sebagai ketidaksesuaian dari pihak platform atas kewajiban memenuhi regulasi di Tanah Air.
"Kita masih menemukan adjustment tersebut masih membolehkan ada komunikasi atau chat dengan orang tak dikenal dan ini sebetulnya yang dituntut sekali oleh orang tua khususnya di Indonesia," kata Meutya.
Karena masih adanya celah tersebut, pemerintah menyatakan Roblox belum memenuhi ketentuan dalam PP Tunas, meski telah melakukan berbagai penyesuaian. Meutya menekankan Roblox tetap diminta mematuhi regulasi yang berlaku di Indonesia seperti PP Tunas.
Sebelumnya, pendiri dan CEO Roblox, David Baszucki, memperkenalkan dua jenis akun baru yang disesuaikan dengan usia pengguna. Yakni Roblox Kids untuk anak usia 5 hingga 8 tahun dan Roblox Select untuk usia 9 hingga 15 tahun.
Pembaruan fitur itu dimaksudkan untuk mengetatkan kontrol konten dan fitur komunikasi pada platform gim tersebut. Pembaruan protokol keamanan itu berlaku bagi pengguna berusia di bawah 16 tahun secara global, termasuk di Indonesia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




