PSG vs Arsenal: Les Parisiens ke Final Liga Champions Tanpa Bintang
Kamis, 8 Mei 2025 | 08:05 WIB
Paris, Beritasatu.com – Tanpa pemain bintang, Les Pariesiens ke final Liga Champions setelah menang 2-1 dalam laga PSG vs Arsenal di Paris, Prancis, Kamis (8/5/2025).
Lubang besar yang ditinggalkan striker PSG Kylian Mbappe tidak diisi oleh bintang lain. Itu adalah perubahan besar di klub yang selama lebih dari satu dekade pemiliknya telah menghabiskan banyak uang untuk mendatangkan nama-nama besar seperti, Zlatan Ibrahimovic, Lionel Messi, dan Neymar.
Pendekatan baru klub memungkinkan pelatih Luis Enrique untuk membangun tim yang segar kembali dan kokoh dengan memainkan sepak bola terbaik di Eropa.
“Saya katakan sejak hari pertama bahwa tujuan kami adalah bekerja cukup keras untuk berada dalam posisi untuk membuat sejarah. Itu tetap menjadi tujuan kami,” kata Luis Enrique.
Luis Enrique, mantan pelatih Barcelona ini, sangat nyaman bekerja sebagai pelatih PSG. Dia sangat ingin mempersembahkan trofi Liga Champions.
“Menjadi yang pertama memenangi trofi yang telah lama ditunggu-tunggu. Ini adalah proyek yang telah berkembang sejak tahun lalu. Saya merasa sangat nyaman di sini sebagai pelatih karena saya memiliki kebebasan dan dukungan dari presiden untuk membangun apa yang kami inginkan, beradaptasi dengan pasar untuk menyusun tim yang semakin baik setiap hari,” ujar pria Spanyol ini.
Dalam laga PSG vs Arsenal tersebut, Les Parisiens bertahan dari serangan demi serangan dan menunjukkan kemampuan beradaptasi yang luar biasa. Pada akhirnya, PSG memulangkan Arsenal dengan lesu.
PSG mencapai final turnamen elite Eropa untuk kedua kalinya dalam sejarah klub. Lima tahun lalu, mereka mencapai final Liga Champions. Kini, mereka melakukannya setelah kepergian sang bintang Kylian Mbappe ke Real Madrid.
Klub Prancis itu akan mencoba lagi untuk meraih gelar Liga Champions pertamanya saat menghadapi Inter Milan pada 31 Mei di Munich.
“Kami percaya pada pelatih kami dan kami percaya pada pemain kami, pemain yang berbakat, muda, dan haus kemenangan," kata presiden PSG Nasser al-Khelaifi.
“Mereka berjuang untuk tim, mereka mati demi seragam, itu yang terpenting, untuk kota, untuk klub. Masih ada satu pertandingan lagi. Kami belum selesai,” tambahnya.
Juara Eropa tiga kali Inter Milan mengalahkan Barcelona dengan agregat 7-6 dalam salah sastu semifinal terhebat dalam sejarah kompetisi Liga Champions.
PSG, yang menyingkirkan Aston Villa dan Liverpool sebelum memulangkan Arsenal, kalah dari Borussia Dortmund pada tahap ini tahun lalu dan dikalahkan oleh Bayern Munich pada final 2020.
Luis Enrique menyebut timnya pantas melaju ke final Liga Champions. "Arsenal bermain hebat, kami sangat menderita. Itu adalah pertandingan yang paling membuat kami menderita. Namun, saya pikir kami pantas melaju ke final,” katanya seusai laga PSG vs Arsenal.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




