FAM Banding Sanksi FIFA atas Kasus Naturalisasi Pemain Timnas Malaysia
Selasa, 7 Oktober 2025 | 11:17 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Persatuan Sepak Bola Malaysia (FAM) mengonfirmasi telah menerima dokumen putusan lengkap dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) terkait sanksi disiplin atas kasus naturalisasi tujuh pemain tim nasional.
"Dengan diterimanya dokumen tersebut, FAM akan segera mengajukan banding secara resmi melalui jalur hukum yang berlaku. Kami juga menegaskan seluruh dokumen pendukung dan bukti yang relevan telah disiapkan dan siap diserahkan kepada FIFA melalui saluran resmi," ujar FAM dikutip dari situs web resminya, Selasa (7/10/2025).
FAM menanggapi secara serius sejumlah kesimpulan dalam putusan tersebut, terutama tuduhan bahwa para pemain memperoleh dokumen palsu atau dengan sengaja mencoba menghindari aturan kelayakan. Kami menekankan bahwa tidak ada bukti yang mendukung tuduhan tersebut.
"Seluruh dokumentasi dan proses pengajuan kelayakan pemain telah disiapkan, diverifikasi, dan dikelola sepenuhnya oleh FAM sesuai prosedur yang berlaku. Para pemain bertindak dengan itikad baik dan sepenuhnya mengandalkan proses verifikasi serta pendaftaran yang dijalankan oleh FAM," klaim FAM.
"Kami berpandangan bahwa penggambaran dalam putusan tersebut tidak akurat dan tidak adil. Oleh karena itu, FAM akan menempuh proses banding secara menyeluruh melalui jalur resmi," lanjutnya.
FAM menegaskan komitmen untuk membela kepentingan sepak bola nasional, melindungi hak-hak para pemain, serta memastikan seluruh proses berjalan secara transparan dan sesuai aturan.
"Kami akan memanfaatkan seluruh jalur hukum yang tersedia untuk memperjuangkan kasus ini," tegas FAM.
Selain itu, FAM ingin menegaskan kasus ini melibatkan informasi resmi terkait prosedur Pemerintah Malaysia dalam penerbitan dan verifikasi paspor. Sesuai ketentuan Undang-Undang Rahasia Resmi 1972 dan Undang-Undang Paspor 1966, pengungkapan materi atau proses tersebut tanpa izin merupakan pelanggaran hukum.
Karena itu, FAM terikat secara hukum untuk menjaga kerahasiaan unsur-unsur tersebut dan hanya akan membagikan informasi yang relevan kepada FIFA untuk keperluan penanganan kasus ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




