Salah Akan Boyong Keluarga pada Pertandingan Terakhir di Anfield
Minggu, 7 Desember 2025 | 08:58 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Mohamed Salah mengancam akan hengkang setelah tak dimainkan saat Liverpool ditahan imbang 3-3 oleh Sunderland, Minggu (7/12/2025) dini hari WIB.
Dia mengisyaratkan laga melawan Brighton pada Sabtu (13/12/2025) bisa menjadi penampilan terakhirnya bersama Liverpool. Dia juga akan memboyong keluarganya menyaksikan laga terakhirnya di Stadion Anfield itu.
Salah bahkan telah meminta kedua orang tuanya datang ke laga kontra Brighton.
“Saya akan menikmatinya, entah saya dimainkan atau tidak. Saya hanya ingin berada di Anfield dan mengucapkan selamat tinggal kepada para suporter sebelum Piala Afrika, karena saya tidak tahu apa yang akan terjadi setelah itu,” tegasnya.
Sang bintang Mesir mengungkapkan dirinya merasa telah “dikorbankan” oleh klub dan tidak lagi memiliki hubungan dengan pelatih Arne Slot.
Salah tidak dimainkan sama sekali saat Liverpool bermain imbang 3-3 melawan Leeds, Minggu (7/1/2025) dini hari. Pertandingan ini berakhir dengan gol penyeimbang lawan pada menit ke-96. Itu menjadi laga ketiga beruntun ia hanya duduk di bangku cadangan.
Setelah pertandingan, Salah secara khusus mencari wartawan untuk meluapkan kekesalannya. “Saya tidak percaya harus duduk di bangku cadangan selama 90 menit. Itu ketiga kalinya. Mungkin pertama dalam karier saya,” kata pemain berusia 33 tahun itu.
Ia merasa perlakuan klub tidak adil: “Saya sangat kecewa. Saya sudah melakukan begitu banyak untuk klub ini selama bertahun-tahun, terutama musim lalu. Sekarang saya merasa seperti dikorbankan. Seolah-olah ada yang ingin semua kesalahan jatuh kepada saya,” ujarnya.
Salah juga menyebut ada janji yang tidak ditepati. “Klub menjanjikan banyak hal di musim panas. Namun, sekarang saya duduk di bangku cadangan dan saya bisa bilang mereka tidak menepati janji itu,” ungkap mantan pemain AS Roma ini.
Hubungannya dengan Arne Slot pun dinilai memburuk. “Dahulu hubungan kami baik. Sekarang sama sekali tidak ada hubungan, dan saya tidak tahu kenapa. Sepertinya ada seseorang yang tidak menginginkan saya di klub," papar pemain yang juga pernah membela Chelsea ini.
Ia menegaskan dirinya bukan masalah di tim. “Jika saya berada di klub lain, mereka akan melindungi pemainnya. Namun di sini, seolah-olah ‘lempar Mo ke bawah bus karena dia masalah’. Padahal saya rasa saya bukan masalahnya,” keluhnya.
Salah menutup pernyataan dengan nada tegas. “Saya tidak perlu bertarung untuk posisi saya setiap hari karena saya sudah memperolehnya. Saya bukan lebih besar dari klub, tetapi saya sudah pantas mendapat tempat itu,” kata mantan pemain Fiorentina ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




