Bukan Cuma Padel, Ini 7 Olahraga yang Ngetren Sepanjang 2025
Selasa, 30 Desember 2025 | 15:52 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Tren olahraga 2025 menunjukkan perubahan besar dalam cara masyarakat Indonesia memaknai aktivitas fisik. Olahraga tidak lagi dipandang semata-mata sebagai rutinitas untuk membakar kalori atau menjaga berat badan.
Pada 2025, olahraga telah bertransformasi menjadi bagian dari gaya hidup, identitas sosial, sekaligus sarana membangun koneksi antarkomunitas.
Perubahan ini terlihat jelas dari meningkatnya minat terhadap olahraga yang bersifat sosial, fleksibel, dan memberikan manfaat holistik bagi tubuh dan mental.
Berdasarkan pengamatan tren sepanjang 2025, terdapat tujuh jenis olahraga yang paling mendominasi dan menjadi favorit masyarakat dari berbagai kelompok usia.
Tren Olahraga Sepanjang 2025
1. Padel, olahraga raket favorit generasi Z
Padel menjadi fenomena paling mencolok dalam tren olahraga 2025. Olahraga raket yang memadukan unsur tenis dan skuash ini mencatat pertumbuhan yang sangat signifikan dalam waktu singkat.
Salah satu faktor utama yang membuat padel cepat digemari adalah kemudahan dalam mempelajarinya, terutama bagi pemula. Padel umumnya dimainkan secara ganda, sehingga menghadirkan suasana yang lebih santai dan sosial.
Data tren menunjukkan lonjakan aktivitas padel hingga ribuan persen, seiring dengan bertambahnya fasilitas lapangan baru di kota-kota besar seperti Jakarta dan Bali. Bagi gen Z, padel tidak hanya menjadi olahraga, tetapi juga sarana bersosialisasi dan membangun jejaring pertemanan.
2. Lari tetap menjadi olahraga paling massal
Di tengah kemunculan berbagai olahraga baru, lari atau running tetap mempertahankan posisinya sebagai olahraga paling populer di Indonesia. Pada 2025, lari berkembang menjadi gaya hidup yang melekat dengan keseharian masyarakat urban.
Fenomena running club semakin marak, didukung oleh tren penggunaan outfit lari yang modis serta meningkatnya jumlah event marathon, fun run, dan trail run di berbagai daerah.
Bagi sebagian pelari, membagikan catatan jarak, waktu, dan pace di media sosial telah menjadi ritual tersendiri. Aktivitas lari tidak lagi sekadar mengejar garis finis, melainkan menjadi medium ekspresi diri dan kebersamaan.
3. Pilates dan kesadaran akan core strength
Kesadaran terhadap pentingnya postur tubuh dan kesehatan tulang belakang mendorong meningkatnya popularitas pilates sepanjang 2025. Olahraga ini banyak diminati oleh profesional muda yang memiliki gaya hidup sedentari akibat terlalu lama bekerja di depan komputer.
Gerakan pilates yang terkontrol dan berfokus pada penguatan otot inti atau core strength dianggap efektif untuk mengurangi nyeri punggung, meningkatkan fleksibilitas, serta memperbaiki keseimbangan tubuh.
Studio pilates pun semakin mudah ditemukan di pusat-pusat kota, menandakan tingginya permintaan terhadap jenis latihan ini.
4. Yoga dan pencarian keseimbangan mental
Di tengah ritme hidup yang semakin cepat dan penuh tekanan, yoga tetap menjadi pilihan utama bagi mereka yang mencari keseimbangan antara tubuh dan pikiran. Tren olahraga 2025 menunjukkan pergeseran minat ke arah mindfulness yoga dan hot yoga.
Yoga tidak hanya dimanfaatkan sebagai sarana kebugaran fisik, tetapi juga sebagai ruang untuk menenangkan pikiran, mengelola stres, dan meningkatkan kesadaran diri.
Bagi banyak praktisi, sesi yoga menjadi waktu untuk rehat sejenak dari hiruk pikuk aktivitas harian, sekaligus menjaga kesehatan mental.
5. Tenis lapangan dan sentuhan gaya hidup
Meskipun popularitasnya sedikit tersaingi oleh padel, tenis lapangan tetap memiliki basis penggemar yang kuat. Pada 2025, tenis kembali menarik minat generasi muda berkat pengaruh gaya hidup dan estetika yang identik dengan kesan klasik atau old money.
Busana tenis yang elegan turut berperan dalam menghidupkan kembali minat terhadap olahraga ini. Selain sebagai aktivitas fisik, tenis kini kerap dimanfaatkan sebagai ajang networking yang prestisius, mempertemukan individu dengan latar belakang profesional yang beragam dalam suasana santai namun berkelas.
6. Functional training dan hybrid fitness
Masyarakat semakin meninggalkan latihan beban yang monoton dan beralih ke konsep functional training atau hybrid fitness. Latihan jenis ini menekankan gerakan yang meniru aktivitas sehari-hari, sehingga manfaatnya terasa lebih nyata dalam menunjang mobilitas dan kekuatan tubuh.
Olahraga seperti hyrox, serta latihan menggunakan kettlebell dan TRX, semakin diminati karena mampu melatih berbagai kelompok otot secara bersamaan.
Tren olahraga 2025 menunjukkan masyarakat kini lebih mengutamakan efektivitas latihan yang berdampak langsung pada kualitas hidup.
7. Olahraga alam sebagai pelarian dari rutinitas kota
Aktivitas olahraga di alam terbuka juga mengalami peningkatan signifikan sepanjang 2025. Hiking, bersepeda di jalur alam, hingga aktivitas outdoor lainnya menjadi pilihan favorit bagi warga kota yang ingin sejenak menjauh dari kepadatan dan polusi.
Selain memberikan manfaat fisik, olahraga alam menawarkan pengalaman emosional berupa ketenangan dan kedekatan dengan lingkungan. Bagi banyak orang, aktivitas ini menjadi sarana untuk menyegarkan pikiran sekaligus menjaga kebugaran tubuh.
Secara keseluruhan, tren olahraga 2025 mencerminkan perubahan pola pikir masyarakat Indonesia terhadap aktivitas fisik. Olahraga kini dipilih bukan hanya karena manfaat kesehatan, tetapi juga karena nilai sosial, kenyamanan, dan kepuasan emosional yang ditawarkannya.
Padel dan lari mungkin menempati posisi teratas dalam statistik popularitas. Namun, esensi utama dari tren olahraga 2025 adalah meningkatnya kesadaran untuk hidup lebih aktif dan seimbang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




