Hasil Penting Liga Inggris: Man City Menang dan Carrick Memukau
Senin, 9 Februari 2026 | 07:05 WIB
London, Beritasatu.com — Persaingan papan atas Liga Inggris kembali memanas akhir pekan ini setelah Manchester City meraih kemenangan dramatis di kandang Liverpool, sedangkan Manchester United terus menunjukkan tren positif di bawah pelatih baru Michael Carrick.
Pada sisi lain, Newcastle United justru menghadapi periode sulit setelah kembali menelan kekalahan yang membuat posisi mereka merosot pada klasemen sementara Liga Inggris.
Berikut tiga sorotan utama dari rangkaian pertandingan Liga Inggris pekan ini.
Manchester City sukses meraih kemenangan langka di Anfield setelah melakukan comeback dramatis pada menit akhir pertandingan. Gol penyama kedudukan Bernardo Silva diikuti penalti Erling Haaland pada injury time memastikan kemenangan penting bagi pasukan Pep Guardiola.
Hasil tersebut membuat City terus menekan Arsenal pada puncak klasemen Liga Inggris dengan selisih enam poin. Guardiola mengakui kemenangan ini memiliki arti khusus bagi timnya.
"Akhirnya kami bisa menang di Anfield. Yang bisa kami lakukan sekarang hanya terus menekan dan berharap pesaing membuat kesalahan," ujar Guardiola.
Laga Liverpool vs Man City tersebut merupakan pertandingan ke-1.000 bagi Guardiola sebagai pelatih.
Dengan jadwal yang masih panjang, City berpeluang memangkas jarak lebih jauh jika mampu mempertahankan konsistensi dalam beberapa pekan ke depan.
Sementara itu, performa Manchester United terus membaik sejak Michael Carrick dipercaya menangani tim. Kemenangan 2-0 atas Tottenham Hotspur menjadi kemenangan keempat beruntun Setan Merah pada semua kompetisi.
Hasil ini membuat peluang United untuk kembali bersaing di papan atas mulai terbuka. Kapten tim Bruno Fernandes mengakui dampak positif kehadiran Carrick.
"Carrick memberikan kepercayaan dan kebebasan bermain kepada kami. Dia tahu bagaimana membawa klub ini kembali ke jalur kemenangan," kata Fernandes.

Kebangkitan ini membuat manajemen United kembali menghadapi dilema, mengingat situasi serupa pernah terjadi saat Ole Gunnar Solskjaer sukses pada awal masa kepelatihannya.
Sementara itu, Newcastle United justru tengah berada dalam periode sulit. Kekalahan 2-3 dari Brentford di kandang sendiri makin memperburuk tren negatif tim asuhan Eddie Howe.
Dalam delapan pertandingan terakhir, Newcastle hanya meraih satu kemenangan. Mereka juga tersingkir dari kompetisi domestik serta gagal mengamankan posisi aman pada klasemen Liga Inggris.
Howe pun mengakui situasi timnya sedang tidak baik. "Ini kenyataan pahit bagi saya. Saya harus melakukan pekerjaan lebih baik dan bertanggung jawab penuh atas performa tim," ujar Howe.
Rentetan satu kemenangan dalam delapan pertandingan telah mengakhiri upaya The Magpies mempertahankan gelar Piala Liga secara telak di tangan City. Newcastle juga gagal lolos langsung ke babak 16 besar Liga Champions dan turun ke peringkat 12 pada klasemen Liga Inggris.
Pria berusia 48 tahun itu memiliki banyak hal untuk direnungkan tentang apakah ia telah mencapai batas kemampuannya di Tyneside.
Meskipun didukung oleh dana kekayaan negara Saudi, Newcastle terhambat oleh aturan keberlanjutan keuangan yang secara konsisten membuat Howe frustrasi karena tidak dapat memperkuat skuadnya pada bursa transfer.
Ia telah dua kali membawa Newcastle lolos ke Liga Champions dan memenangi trofi domestik pertama klub dalam 70 tahun sejak mengambil alih kepemimpinan lebih dari empat tahun lalu.
Namun, ia disebut-sebut berpotensi menggantikan Thomas Tuchel sebagai pelatih Inggris setelah Piala Dunia. Tentu saja, dia tidak ingin reputasinya tercoreng oleh akhir musim yang buruk.
Persaingan Liga Inggris pun dipastikan makin menarik memasuki fase krusial musim ini, dengan perebutan gelar, tiket Eropa, hingga perjuangan menghindari degradasi masih terbuka lebar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




