Singkirkan Atletico, Arsenal ke Final Liga Champions setelah 20 Tahun
Rabu, 6 Mei 2026 | 05:26 WIB
London, Beritasatu.com — Arsenal memastikan tiket ke final Liga Champions untuk pertama kalinya dalam 20 tahun setelah menaklukkan Atletico Madrid dengan skor tipis 1-0 pada leg kedua semifinal, Selasa (5/5/2026) waktu setempat atau Rabu (6/5/2026) dini hari WIB.
Pahlawan kemenangan The Gunners adalah Bukayo Saka. Winger berusia 24 tahun itu mencetak gol semata wayang pada akhir babak pertama, sekaligus mengunci keunggulan agregat 2-1 bagi tim asal London tersebut.
Gol bermula dari peluang Leandro Trossard yang berhasil ditepis kiper Jan Oblak. Bola muntah langsung disambar Saka pada menit ke-45 dan tak mampu dihentikan lini belakang Atletico.
Keunggulan tersebut mampu dipertahankan Arsenal hingga laga usai berkat pertahanan disiplin yang kembali menunjukkan soliditas. Sepanjang fase gugur, Arsenal tampil impresif di kandang dengan selalu mencatat clean sheet.
Keberhasilan ini menjadi final Liga Champions kedua sepanjang sejarah Arsenal setelah terakhir tampil pada 2006. Saat itu, mereka harus mengakui keunggulan Barcelona.
“Sangat luar biasa. Anda bisa melihat arti kemenangan ini bagi kami dan para penggemar. Kami sangat bahagia bisa berada di posisi ini,” kata Saka.
Pada partai puncak yang akan digelar di Budapest, Hungaria, 30 Mei mendatang, Arsenal akan menghadapi pemenang antara Paris Saint-Germain atau Bayern Munich.
Musim ini berpotensi menjadi momen bersejarah bagi skuad asuhan Mikel Arteta. Selain melaju ke final Eropa, mereka juga masih berpeluang besar meraih gelar Liga Premier Inggris.
Arsenal hanya membutuhkan tiga kemenangan dari sisa pertandingan liga untuk memastikan trofi domestik pertama mereka dalam 22 tahun, setelah pesaing terdekat, Manchester City, kehilangan poin penting.
“Sekarang kami berada pada final Liga Champions dan masih bersaing di Liga Premier. Ini kisah yang indah, dan kami berharap bisa menutupnya dengan sempurna,” kata Saka.
Sementara itu, Atletico Madrid harus kembali menelan kekecewaan. Meski sempat menciptakan sejumlah peluang, tim asuhan Diego Simeone gagal memaksimalkannya.
“Kami sudah memberikan segalanya, tetapi mereka lebih efektif,” ujar Koke Resurrección.
“Ini menyakitkan, tetapi kami tetap bangga dengan perjuangan tim,” tambahnya.
Dengan gaya bermain yang disiplin dan pertahanan kokoh, Arsenal kini tinggal selangkah lagi untuk mencatat sejarah dengan meraih gelar Liga Champions pertama mereka.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: Belanda Berpesta Gol ke Gawang Swedia di Houston




