Kasus Pembunuhan Siswi SMP di Serdang Bedagai, Keluarga Minta Pelaku Segera Ditangkap
Sabtu, 14 Desember 2024 | 17:12 WIB
Serdang Bedagai, Beritasatu.com – Duka mendalam menyelimuti keluarga siswi SMP bernama Anisa Sabila (12) yang ditemukan meninggal di dalam karung goni di tengah perkebunan sawit di Desa Lubuk Saban, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Keluarga korban mendesak pihak Polres Serdang Bedagai agar segera mengungkap kasus pembunuhan ini dan menangkap pelaku.
Ratusan pelayat memadati rumah duka di Dusun 3, Desa Lubuk Saban. Suasana pilu semakin terasa saat kedua orang tua korban, Supardi Harefa dan Rubiah, terus menangisi kepergian putri pertama dari enam bersaudara itu yang tewas secara tragis.
Menurut Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Pantai Cermin, Yuyu Wiwi Purnama, Anisa dikenal sebagai murid yang pendiam, ramah, mudah bergaul, cerdas, dan dekat dengan keluarganya.
"Anaknya baik, ramah kepada temannya, dan prestasinya cukup bagus. Terakhir dia masuk sekolah untuk ujian. Anisa juga sering mengantarkan teman-temannya pulang," ungkap Yuyu Wiwi Purnama, Sabtu (14/12/2024).
Paman korban, Syafrudin, mengungkapkan jasad korban ditemukan terbungkus dalam karung goni di samping pohon sawit. jenazah Anisa ditemukan pada Jumat (13/12/2024) petang.
"Kami periksa (karung) goni itu sama-sama. Kita koyak goninya, baru diketahui isinya ada jasad. Setelah kita perhatikan, jasad ini rupanya Anisa yang sedang kita cari. Dua hari kami cari dia," ujar Syafrudin.
BACA JUGA
Geger Penemuan Mayat Wanita di Perkebunan Sawit Deli Serdang dengan Kondisi Pisau Menancap di Perut
Ia juga menambahkan, sepeda motor milik orang tua korban yang digunakan Anisa saat keluar rumah hilang dan hingga kini belum ditemukan.
"Tolong dicari pelakunya. Besar harapan kami ini," ungkapnya.
Pihak Polres Serdang Bedagai telah memeriksa enam saksi dalam kasus pembunuhan siswi SMP di Serdang Bedagai ini, termasuk warga yang pertama kali menemukan jasad korban, keluarga, serta menganalisis rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




