ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Banjir di Periuk Tangerang Belum Surut, Warga Mulai Gatal-gatal

Minggu, 25 Januari 2026 | 15:37 WIB
W
SM
Penulis: Wahroni | Editor: SMR
Warga terdampak banjir di Perumahan Periuk Damai, Kota Tangerang mendatangi posko kesehatan, Minggu (25/1/2026).
Warga terdampak banjir di Perumahan Periuk Damai, Kota Tangerang mendatangi posko kesehatan, Minggu (25/1/2026). (Beritasatu.com/Wahroni)

Tangerang, Beritasatu.com — Banjir masih merendam kawasan Perumahan Periuk Damai, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten hingga, Minggu (25/1/2026). Sejumlah warga mulai terserang penyakit imbas permukimannya sudah 3 hari terendam banjir setingga 2 hingga 3,5 meter yang turut melumpuhkan aktivitas perekonomian.

Sejumlah warga mengaku mengalami gangguan kesehatan, seperti gatal-gatal pada kulit, luka akibat terendam banjir, hingga pegal-pegal karena kelelahan saat memindahkan barang-barang dari rumah mereka.

“Gatal-gatal sama ada luka karena nyebur banjir. Badan juga pegal-pegal karena kemarin mindahin barang. Air sudah setinggi satu pintu rumah,” ujar seorang warga Periuk Damai, Jungkir Salim.

ADVERTISEMENT

Jungkir mengatakan ketinggian air sebelumnya bahkan sempat mencapai lebih dari 4 meter. Meski kini air berangsur surut sekitar 50 sentimeter, kondisi tersebut dinilai belum signifikan.

Banjir diduga dipicu jebolnya tanggul di sekitar permukiman yang hingga kini belum diperbaiki secara permanen. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan banjir berulang apabila tidak segera ditangani.

“Kemarin ada tanggul yang jebol dan sebagian belum diperbaiki lagi. Kalau belum permanen, ke depan mungkin akan seperti ini lagi. Kami berharap penanganannya bisa segera karena wilayah ini rawan banjir,” tambahnya.

Akibat banjir yang datang dengan cepat, banyak warga tidak sempat menyelamatkan barang elektronik mereka. Sebagian besar peralatan rumah tangga masih terendam di dalam rumah.

Data RW setempat mencatat sebanyak 286 kepala keluarga atau sekitar 862 jiwa terdampak banjir. Dari jumlah tersebut, terdapat 136 warga lanjut usia yang membutuhkan perhatian khusus.

Saat ini, sebagian warga memilih bertahan di rumah bertingkat, sementara lainnya mengungsi ke masjid setempat di wilayah RW 09, rumah kerabat, atau menyewa kontrakan sementara sambil menunggu kondisi membaik.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

AHY: Penanganan Banjir Jakarta Tak Bisa Hanya Andalkan Infrastruktur

AHY: Penanganan Banjir Jakarta Tak Bisa Hanya Andalkan Infrastruktur

JAKARTA
Hari Kedua, Banjir Masih Rendam Permukiman Warga di Cipondoh Tangerang

Hari Kedua, Banjir Masih Rendam Permukiman Warga di Cipondoh Tangerang

BANTEN
Banjir Rendam Kebon Pala, Warga Beraktivitas di Tengah Genangan

Banjir Rendam Kebon Pala, Warga Beraktivitas di Tengah Genangan

JAKARTA
Banjir Masih Rendam Cipondoh, 210 Warga Terpaksa Mengungsi

Banjir Masih Rendam Cipondoh, 210 Warga Terpaksa Mengungsi

BANTEN
BPBD Catat 80 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang Banjir

BPBD Catat 80 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang Banjir

JAKARTA
Ratusan Rumah di Cipondoh Masih Terendam Luapan Kali Angke

Ratusan Rumah di Cipondoh Masih Terendam Luapan Kali Angke

BANTEN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon