Tagih Janji Gubernur Banten, Warga Lebak Tanam Padi di Jalan Rusak
Sabtu, 14 Februari 2026 | 12:43 WIB
Lebak, Beritasatu.com - Aksi unik sekaligus simbolis dilakukan warga Kampung Parung, Desa Intenjaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, Jumat (13/2/2026). Belasan warga, mayoritas ibu-ibu, menanam padi dan pohon pisang di badan jalan rusak yang dipenuhi lumpur sebagai bentuk protes terhadap infrastruktur yang tak kunjung diperbaiki.
Aksi tersebut dilakukan di jalan poros desa yang menjadi akses utama penghubung Desa Intenjaya dengan Desa Cikulur, Kecamatan Cikulur. Jalan ini juga merupakan jalur vital bagi aktivitas warga menuju sekolah, pasar, puskesmas, dan lahan pertanian.
Dari video yang beredar dan dilihat Beritasatu.com, warga membawa cangkul, bibit padi, serta pohon pisang. Mereka menanamnya langsung di badan jalan berlumpur sebagai simbol kekecewaan. Sejumlah ibu bahkan mengajak anak-anak mereka ikut serta dalam aksi tersebut.
Kondisi jalan nyaris tak lagi menyerupai akses transportasi. Permukaannya dipenuhi lumpur hitam cukup dalam, membuat sepeda motor dan mobil kerap terjebak. Tak jarang pengendara tergelincir saat melintas.
Padahal, jarak Desa Intenjaya dari pusat pemerintahan Kabupaten Lebak hanya sekitar 11,3 kilometer dengan waktu tempuh normal sekitar 20 menit. Namun, akibat kerusakan yang berlangsung bertahun-tahun, perjalanan warga sering terhambat.
Ketua RW 1 Kampung Parung, Sartani (58) mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan karena aspirasi warga belum mendapat respons konkret.
"Motivasi kami karena jalan ini rusak parah dan dibiarkan, makanya warga turun ke sini untuk protes," ujar Sartani.
Ia juga menagih janji Gubernur Banten Andra Soni terkait program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang-Andra) 2026 yang disebut akan merealisasikan pembangunan jalan di Desa Intenjaya.
"Bapak Andra Soni yang terhormat, sesuai janjinya waktu di Karyajaya mau dibangun 2026. Tolong kami dibantu dan dibangun akses jalan ini," katanya.
Sartani menegaskan jalan tersebut sangat vital bagi kehidupan masyarakat.
"Lewat sini semua. Ke sekolah, ke pasar, ke puskesmas, ke ladang. Kami mohon segera dibangun karena itu janji Bapak," tuturnya.
Warga lainnya, Elin (42) berharap perbaikan segera dilakukan demi keselamatan anak-anak sekolah.
"Harapannya segera dibangun, kasihan anak sekolah. Mereka berangkat rapi, pulang jadi kotor," ujarnya.
Menurut Elin, banyak pengendara motor terjatuh akibat kondisi jalan licin. Bahkan, seorang pedagang sayur sempat terjatuh saat melintas.
"Banyak yang jatuh, kemarin juga tukang sayur jatuh di sini," ucapnya.
Kepala Desa Intenjaya, Mohamad Syahril Romdhon mengaku memahami tuntutan warga. Saat mulai menjabat 3 tahun lalu, terdapat 14 kilometer jalan poros desa yang belum terbangun.
"Alhamdulillah, dalam 3 tahun ini hampir 7,5 kilometer sudah kami bangun. Namun, memang masih ada sekitar 6,5 kilometer lagi yang menjadi pekerjaan rumah, termasuk jalan poros desa dan jalan usaha tani," ujarnya.
Ia menjelaskan keterbatasan anggaran desa menjadi kendala utama, terlebih adanya pengalihan anggaran yang mempersempit ruang fiskal pembangunan infrastruktur.
Meski demikian, pemerintah desa terus mengusulkan bantuan ke tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional melalui dinas terkait, seperti PUPR.
"Memang pernah disampaikan, untuk 2026 Desa Intenjaya. Untuk saat ini kami hanya bisa mengawal secara administrasi. Proposal sudah kami layangkan ke kabupaten maupun provinsi dan tanda terimanya ada," katanya.
Desa Intenjaya memiliki sekitar 1.400 kepala keluarga dengan total penduduk sekitar 4.500 jiwa. Mayoritas warga bekerja di sektor pertanian dengan luas sawah mencapai 100 hektare.
Hingga berita ini diturunkan, warga berharap Pemerintah Provinsi Banten segera memberikan kepastian realisasi program Bang-Andra 2026 demi keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




