ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Banjir Tangerang Meluas ke 15 Kecamatan, 9.000 Keluarga Terdampak

Minggu, 8 Maret 2026 | 20:12 WIB
WK
IC
Penulis: Wawan Kurniawan | Editor: CAH
Banjir masih merendam ratusan rumah di Perumahan Villa Tomang Baru, Desa Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang pada Minggu, 8 Maret 2026.
Banjir masih merendam ratusan rumah di Perumahan Villa Tomang Baru, Desa Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang pada Minggu, 8 Maret 2026. (Beritasatu.com/Wawan Kurniawan)

Tigaraksa, Beritasatu.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Banten, melaporkan, banjir di daerahnya kian meluas hingga ke 40 desa di 15 kecamatan pada Minggu (8/3/2026) sore.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ahmad Taufik mengatakan, banjir yang merendam sejumlah wilayah itu disebabkan curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Sabtu (7/3/2026).

"Untuk ketinggiannya relatif, antara 20 sentimeter hingga 80 sentimeter, setiap wilayah itu berbeda-beda," ujar Taufik. 

ADVERTISEMENT

Taufik mengungkapkan, 15 kecamatan yang dilanda banjir tersebut antara lain, Kecamatan Kelapa Dua, Tigaraksa, Rajeg, Kronjo, Pasar Kemis, Sepatan, Kresek, Sindang Jaya, Sepatan Timur, Gunung Kaler, Pakuhaji, Sukamulya, Kosambi, Balaraja, dan Pagedangan.

"Untuk titik terdalam itu ada di Kecamatan Rajeg dan Pasar Kemis," ungkap Taufik.

Ia mengungkapkan, sebanyak 9.000 keluarga terdampak akibat banjir di 15 kecamatan tersebut. 

Ia menambahkan, petugas BPBD masih terus melakukan evakuasi korban banjir yang masih terjebak di dalam rumah. Sebanyak 40 perahu evakuasi dikerahkan ke seluruh titik banjir untuk membantu mobilitas warga.

"Tenda pleton sudah kami siapkan apabila dibutuhkan tenda untuk pengungsian atau dapur umum, dan lain sebagainya," kata Taufik.

Taufik menyebut, banjir di sejumlah wilayah telah menunjukkan tanda-tanda surut. Meski demikian, BPBD masih tetap mewaspadai potensi meluasnya banjir seiring cuaca ekstrem yang diprediksi masih terus terjadi hingga beberapa hari ke depan.

"Kalau yang lama surutnya itu apabila sungai meluap. Alhamdulilah, aliran sungai di kita relatif aman, tetapi kita tetap mewaspadai itu," jelasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

31 Rumah di Lubuklinggau Barat Banjir Akibat Luapan Sungai Mesat

31 Rumah di Lubuklinggau Barat Banjir Akibat Luapan Sungai Mesat

NUSANTARA
Banjir 1 Meter Terjang Samarinda, Ratusan Rumah Terdampak

Banjir 1 Meter Terjang Samarinda, Ratusan Rumah Terdampak

NUSANTARA
Drainase Buruk, Hujan 3 Jam Bikin Ratusan Rumah di Polman Kebanjiran

Drainase Buruk, Hujan 3 Jam Bikin Ratusan Rumah di Polman Kebanjiran

NUSANTARA
Banjir Rendam Kota Weda Halmahera Tengah, Pasien RSUD Turut Dievakuasi

Banjir Rendam Kota Weda Halmahera Tengah, Pasien RSUD Turut Dievakuasi

NUSANTARA
Hujan Kurang 2 Jam, Jalan Margonda Raya Depok Kebanjiran

Hujan Kurang 2 Jam, Jalan Margonda Raya Depok Kebanjiran

JAWA BARAT
Banjir di Pati Belum Surut, Aktivitas Warga Lumpuh Total

Banjir di Pati Belum Surut, Aktivitas Warga Lumpuh Total

JAWA TENGAH

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon