ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dramatis, Petugas di Maros Berjalan Kaki Puluhan Kilometer Lintasi Medan Terjal Pikul Kotak Suara

Sabtu, 17 Februari 2024 | 17:21 WIB
I
DM
Penulis: Irfandi | Editor: DM
Petugas kepolisian bersama Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) harus berjalan kaki sejauh puluhan kilometer melintasi medan terjal menyeberangi sungai dengan arus deras memikul kotak suara.
Petugas kepolisian bersama Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) harus berjalan kaki sejauh puluhan kilometer melintasi medan terjal menyeberangi sungai dengan arus deras memikul kotak suara. (Beritasatu.com/Irfandi Ahmad Nasir)

Maros, Beritasatu.com - Pergeseran logistik pemilu dari tingkat TPS ke PPK di Desa Bontomanai, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, berlangsung dramatis.

Petugas kepolisian bersama Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) harus berjalan kaki sejauh puluhan kilometer melintasi medan terjal menyeberangi sungai dengan arus deras memikul kotak suara.

Terlihat dari video amatir yang diterima, memperlihatkan kondisi dramatis para petugas TPS dan petugas pengamanan dari TNI dan Polri saat pergeseran logistik pemilu di wilayah terpencil di Dusun Makmur, Desa Bonto Manurung, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros.

Para petugas mau tidak mau harus menyeberangi sungai selebar 30 meter dengan arus deras memikul logistik pemilu lantaran sepeda motor yang dikendarai rusak di tengah jalan seusai menyeberangi anak sungai yang juga memiliki arus deras.

ADVERTISEMENT

"Awalnya menggunakan motor kita berangkat dari TPS (jam) 12 siang. Sampai di TPS jam 4, kurang lebih 3 jam setengah. Sampai di sana motor rusak, jadi kemungkinan pulang naik motor lagi sudah tidak bisa," ujar anggota Polsek Tompobulu, Bripka Nasar yang memikul kotak suara di dalam video viral itu, Sabtu (17/2/2024).

Perjalanan pun berlangsung kurang lebih hampir sekitar 24 jam lebih sejak Kamis (15/2/2024) siang hingga tiba di PPK Tompobulu pada Jumat (16/2/2024) sore.

Para petugas pemungutan suara ini bertugas di TPS 01 dan TPS 02 di Dusun Bara dan Dusun Cindakko, wilayah pelosok dataran tinggi Kecamatan Tompobulu.

"Jadi keputusan kita bersama harus lewat sungai karena kalau kita lewat situ bisa 6 sampai 7 jam," urainya.

Menurut dia, mereka dibantu beberapa warga untuk membawa lima kotak suara berisi ratusan surat suara dengan cara dipikul.

Saat melintasi sungai, mereka sempat terkendala dengan arus yang deras dengan kedalaman mencapai satu meter serta bebatuan yang licin.

"Itu kita antisipasi sebelumnya, semua kotak suara kita dobel plastik. Semua kita tambah bagaimana pun caranya kalau itu jatuh bisa kita selamatkan tidak basah," terangnya.

Sementara itu, menurut Kapolres Maros, AKBP Awaludin Amin, dengan tibanya logistik pemilu dari Kecamatan Tompobulu ini maka pergeseran surat suara dari masing-masing PPS ke PPK di Kabupaten Maros telah rampung.

"Alhamdulillah dari dua dusun yang ada di Kecamatan Tompobulu yaitu Dusun Bara dan Dusun Cindakko, lengkap di 14 kecamatan logistik di PPS ke PPK sudah bergeser semua sudah rampung," ucapnya.

Setelah pergeseran logistik itu pun, Polres Maros langsung melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para anggota kepolisian serta warga yang turut membantu mengangkat kotak suara dari lokasi terpencil tersebut ke PPK Tompobulu.

Polres Maros juga akan mengganti biaya perawatan motor yang digunakan saat melakukan pergeseran kotak suara tersebut.

"Karakteristik Kabupaten Maros ada pesisir dan pegunungan. Empat wilayah pegunungan ada Tompobulu, Mallawa, Camba dan Cenrana memang ada beberapa dusun yang masih tidak terjangkau roda empat dan roda dua dan teman kita yang paling jauh lokasinya paling susah dan alhamdulillah sudah bisa bergabung dengan kita dan langsung lakukan pengecekan kesehatan," tandasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ironi Pilkada 2024, 9 Kepala Daerah Terjerat Korupsi hingga Maret 2026

Ironi Pilkada 2024, 9 Kepala Daerah Terjerat Korupsi hingga Maret 2026

NASIONAL
KPK Telusuri Dugaan Korupsi Private Jet KPU Rp 90 Miliar

KPK Telusuri Dugaan Korupsi Private Jet KPU Rp 90 Miliar

NASIONAL
Bukan Foya-foya! KPU Jelaskan Alasan Gunakan Jet di Pemilu 2024

Bukan Foya-foya! KPU Jelaskan Alasan Gunakan Jet di Pemilu 2024

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon