ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

KPU Akui Ada Anomali dalam Penghitungan Suara Pilpres di 1.223 TPS

Senin, 19 Februari 2024 | 22:27 WIB
DM
DM
Penulis: Djibril Muhammad | Editor: DM
Anggota KPU Betty Epsilon Idroos di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 14 Februari 2024.
Anggota KPU Betty Epsilon Idroos di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 14 Februari 2024. (Beritasatu.com/Yustinus Paat)

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebutkan ada anomali dalam penghitungan suara pemilu presiden dan wakil presiden (Pilpres) 2024. Kesalahan data tersebut, totalnya berada di 1.223 tempat pemungutan suara (TPS).

Komisioner KPU Betty Epsilon Idroos mengatakan, data tersebut dirangkum hari ini Senin (19/2/2024) pukul 20.52 WIB.

"Berdasarkan hari ini pukul 20.52 WIB, dari 800 ribuan TPS terdapat 1.223 TPS kesalahan data. Setelah sistem membaca, ada data tidak sesuai," ujarnya dalam keterangan pers di kantor KPU, Jakarta, Senin.

ADVERTISEMENT

Untuk pasangan calon, dia mengungkapkan, ada sebanyak 822 TPS. "Seluruh paslon ada 108 TPS dan sebagian paslon ada di 233 TPS," katanya.

Dari 586.646 TPS, Betty mengungkapkan, jumlah penghitungan suaranya telah masuk. Saat ini, kata dia, proses input data masih terus berlangsung.

"Total TPS 823.236 data yang sudah masuk per hari ini sudah 71,26% setara dengan 586.646 TPS," tuturnya.

Betty memastikan, KPU akan langsung mengetahui jika terdapat kesalahan data. KPU pun terus berupaya memperbaiki data-data tersebut dalam Sirekap.

"Dalam tabel kami sudah sampaikan dari hari ke hari kami menemukan beberapa data yang terdeteksi oleh sistem sebagai data anomali, totalnya berapa, hariannya berapa, diperiksa berapa, sisa PR kami ada berapa. Jadi secara terbuka kami sampaikan, dan terus menerus selalu diperbaiki oleh KPU tingkat kabupaten/kota," bebernya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ironi Pilkada 2024, 9 Kepala Daerah Terjerat Korupsi hingga Maret 2026

Ironi Pilkada 2024, 9 Kepala Daerah Terjerat Korupsi hingga Maret 2026

NASIONAL
KPK Telusuri Dugaan Korupsi Private Jet KPU Rp 90 Miliar

KPK Telusuri Dugaan Korupsi Private Jet KPU Rp 90 Miliar

NASIONAL
Bukan Foya-foya! KPU Jelaskan Alasan Gunakan Jet di Pemilu 2024

Bukan Foya-foya! KPU Jelaskan Alasan Gunakan Jet di Pemilu 2024

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon