Target 80.000 Peserta, Magang Nasional Batch 2 Resmi Dibuka
Minggu, 2 November 2025 | 15:06 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah menargetkan 80.000 peserta dalam program Pemagangan Nasional Lulusan Perguruan Tinggi batch 2 yang resmi dibuka pada awal November 2025. Program ini melanjutkan batch 1 yang telah diluncurkan pada 20 Oktober 2025 dengan kuota 20.000 peserta.
Pemerintah menilai, transisi dari dunia pendidikan ke dunia kerja merupakan fase penting yang perlu difasilitasi agar tidak terjadi kesenjangan antara keterampilan lulusan dan kebutuhan industri. Karena itu, program magang ini dirancang untuk memberikan pengalaman kerja langsung sekaligus meningkatkan daya saing lulusan perguruan tinggi di pasar tenaga kerja.
Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan, program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan, tetapi juga pembentukan karakter dan etos kerja peserta.
“Pemerintah berharap peserta magang tidak hanya mendapatkan keterampilan dan pengalaman kerja, namun juga disiplin dan budaya kerja yang berbeda dari dunia akademik,” ujarnya dikutip Minggu (2/11/2025).
Berdasarkan informasi dari situs resmi Maganghub Kemnaker, pendaftaran perusahaan dan usulan program untuk Batch 2 dibuka pada 24 Oktober-5 November 2025. Sementara pendaftaran peserta berlangsung 6-12 November 2025, dengan proses seleksi dan pengumuman pada 12-20 November 2025. Program magang dijadwalkan berlangsung 24 November 2025 hingga 23 Mei 2026.
Selama program berlangsung, peserta akan menerima uang saku setara upah minimum kabupaten/kota (UMK) tanpa potongan serta mendapat perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Program ini dilaksanakan di berbagai perusahaan, instansi pemerintah, dan lembaga independen yang memenuhi kriteria penyelenggara.
Hingga 31 Oktober 2025, tercatat 1.942 perusahaan dan instansi telah mendaftar melalui situs Maganghub. Melalui program ini, dunia usaha diharapkan dapat membina dan menyeleksi calon tenaga kerja sesuai kebutuhan industri.
Haryo menambahkan, program magang ini merupakan bagian dari paket kebijakan ekonomi pemerintah untuk memperkuat serapan tenaga kerja nasional.
“Mudah-mudahan program ini mampu memberikan dampak signifikan terhadap penciptaan lapangan kerja dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




