Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Sedia Payung, Ada Hujan Ringan di Sore Hari
Minggu, 5 Januari 2025 | 07:50 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan bahwa cuaca pada sebagian besar wilayah Jakarta dan Kepulauan Seribu akan diguyur hujan ringan pada Minggu (5/1/2025). Informasi ini disampaikan melalui akun resmi Instagram @infobmkg, yang dikutip pada hari yang sama.
Berikut prakiraan cuaca Jakarta untuk masing-masing wilayah dan Kepulauan Seribu:
Jakarta Pusat
Pagi hari: Berawan
Siang hari: Berawan tebal
Sore hari: Hujan ringan
Malam hari: Berawan tebal
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jakarta Sabtu 14 Desember 2024: Ada Hujan Ringan di Sore Hari
Jakarta Barat
Pagi hingga siang hari: Berawan tebal
Sore hari: Hujan ringan
Malam hari: Berawan tebal
Jakarta Selatan
Pagi hari: Berawan
Siang hari: Berawan tebal
Sore hari: Hujan ringan
Malam hari: Berawan tebal
Jakarta Timur
Pagi hari: Berawan
Siang hari: Hujan ringan dan sedang
Sore hingga malam hari: Berawan tebal
Jakarta Utara
Pagi hingga siang hari: Berawan tebal
Sore hari: Hujan ringan
Malam hari: Berawan tebal
Baca Juga: Cuaca Jakarta Hari Ini Diproyeksi Mendung dan Akan Turun Hujan
Kepulauan Seribu
Pagi hari: Hujan ringan
Siang hingga malam hari: Berawan tebal
BMKG memprediksi suhu rata-rata di wilayah Jakarta sebagai berikut:
Siang hari: 28-33 derajat celsius
Malam hari: 26-28 derajat celsius
Terkait prakiraan cuaca Jakarta hari ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu mempersiapkan perlengkapan hujan seperti payung atau jas hujan, terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar rumah pada sore hari. Selain itu, tetap waspada terhadap potensi genangan di beberapa titik jalanan Jakarta saat hujan berlangsung.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




