ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kasus Wartawan Tewas di Jakbar, Polisi Tunggu Pemeriksaan Toksikologi

Selasa, 8 April 2025 | 11:13 WIB
IO
IC
Penulis: Ilham Oktafian | Editor: CAH
Kombes Ade Ary Syam Indradi.
Kombes Ade Ary Syam Indradi. (Antara/Reno Esnir)

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya masih menunggu hasil toksikologi dan histopatologi terkait wartawan media online Situr Wijaya (33) yang ditemukan tewas di Hotel D'Paragon Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi mengatakan, hasil toksikologi dan histopatologi bakal mengungkap penyebab pasti kematian Situr.

"Masih harus menunggu hasil pemeriksaan toksikologi dan histopatologi," ujar dia saat dihubungi Selasa (8/4/2025).

ADVERTISEMENT

Ade Ary menyebut, berdasarkan autopsi sementara, pihaknya tak menemukan tanda-tanda kekerasan dalam tubuh Situr, termasuk luka lecet yang disebabkan benturan di lantai.

"Luka lecet pada bibir akibat kekerasan tumpul diduga karena jatuh membentur lantai," kata Ade terkait wartawan Situr yang ditemukan tewas.

Selain itu, dalam autopsi sementara juga mengungkap tak ada sayatan benda tajam di tubuh Situr saat ditemukan tewas.

"Adanya memar pada bagian tubuh akibat lebam mayat," kata dia.

Diketahui, wartawan bernama Situr Wijaya ditemukan tewas dalam kamar di Hotel D'Paragon, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Jumat (4/4/2025) malam. 

Jenazah wartawan online itu sudah diterbangkan ke Palu untuk dimakamkan di kampung halamannya. Keluarga almarhum mendesak polisi mengusut tuntas kematian Situr. Mereka menduga wartawan yang tewas tersebut menjadi korban pembunuhan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon